Suara.com - Yamaha Grand Filano dan Honda Stylo menjadi primadona di segmen skutik retro modern, tapi memilih di antara keduanya bukan sekadar membandingkan harga dan spesifikasi.
Ini tentang memilih partner berkendara yang paling merepresentasikan kepribadian dan gaya hidupmu. Apakah kamu si pengejar performa yang haus tenaga atau si penikmat gaya yang menghargai efisiensi dan detail premium?
Mencari skutik retro yang pas memang bisa bikin galau. Namun jangan khawatir, kami sudah merangkum 7 poin kunci yang akan membantumu memutuskan mana di antara Honda Stylo 160 dan Yamaha Grand Filano yang benar-benar sejalan dengan karaktermu.
1. Jantung Pacu: Pengejar Adrenalin vs Penikmat Efisiensi
Pilihan mesin menjadi pembeda paling fundamental antara kedua motor ini dan langsung menunjukkan prioritasmu di jalan.
Honda Stylo 160: Untuk kamu yang suka sensasi tarikan responsif. Dengan mesin 156,9 cc eSP+ bertenaga 15,1 dk, Stylo menawarkan performa yang "nendang".
Ini adalah pilihan bagi mereka yang sering melewati jalan menanjak atau butuh akselerasi cepat saat menyalip. Bisa dibilang, ini skutik retro berjiwa street fighter.
Yamaha Grand Filano: Buat kamu yang mengutamakan efisiensi dan pengendaraan halus. Mesin 125 cc Blue Core Hybrid-nya mungkin tidak segalak Stylo, namun teknologi Power Assist Start memberikan akselerasi awal yang lebih halus dan senyap.
Ini adalah cerminan gaya hidup yang lebih santai, efisien, dan peduli lingkungan.
Baca Juga: Honda Jual Lebih dari 5.000 Motor di JFK 2025, Varian Listrik Curi Perhatian
2. Desain: Ekspresi Diri Lewat Garis Bodi
Bagaimana caramu ingin dilihat di jalan? Jawabannya ada pada filosofi desain kedua skutik ini.
Honda Stylo 160: Mengusung desain "Japan-Europe Fusion". Bodinya lebih tegas, modern, dan sedikit lebih gambot, memberikan kesan kokoh dan bertenaga. Cocok untuk kamu yang ingin tampil stand out dengan gaya retro yang tetap terlihat powerful dan kekinian.
Yamaha Grand Filano: DNA-nya kental dengan skutik premium Eropa.
Bodinya lebih membulat, ramping, dan elegan dengan detail-detail mewah. Lampu depan berbentuk berlian dan jok bertekstur bordir adalah pernyataan bagi mereka yang menghargai keindahan klasik dan kemewahan yang tidak berlebihan.
3. Panel Instrumen: Pura-pura Analog vs Pameran Teknologi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Harga Mitsubishi Xpander Cross Tiap Varian, Apa Perbedaan Fiturnya?
-
5 Mobil Diesel Paling Bandel dan Irit, Solusi Cerdas untuk Segala Medan
-
Terpopuler: 5 SUV Toyota buat Jangka Panjang, Pilihan Mobil Sunroof di Bawah Rp100 Juta
-
Cosplay Low Budget! Calya Ini Maksa Jadi Mobil Listrik Modal Stiker, Pas Dicek Aslinya Ternyata...
-
Perubahan New Raize dan Daftar Harga Terbarunya
-
Praktis! Simak Cara Pakai Fitur Trade-in Motorku X untuk Upgrade Motor Honda
-
Harga Mirip, Mending Toyota Avanza 1.5 L 2019 atau Toyota Sienta 2014?
-
Skutik Retro Royal Alloy JPS 245 Resmi Mengaspal di Indonesia, Punya Dashcam Bawaan
-
Tampang Mirip Mini Cooper tapi Harga Cuma Rp100 Jutaan, Suzuki Ini Bikin Geger Pencinta Mobil Retro
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1