Suara.com - Minat masyarakat terhadap mobil hatchback alias city car seakan-akan tak pernah hilang.
Bahkan, masyarakat rela untuk membeli city car bekas untuk harga yang lebih murah dan menekan pengeluaran untuk membeli mobil baru.
Mobil bekas dengan kategori city car ternyata terbilang awet, kendati sudah melewati tahun demi tahun sejak pertama kali keluar dan diproduksi.
Seiring berjalannya waktu, mobil city car bekas akhirnya mengalami turun harga hingga mencapai angka Rp50 jutaan.
Keawetan mobil bekas ternyata harus dijaga. Adapun sebelum membeli mobil bekas terutama kelas city car, berikut beberapa tips cara merawatnya.
Harus selalu rutin pengecekan pada komponen
Pemilik mobil bekas harus selalu rajin memeriksa komponen yang kualitas dan kinerjanya menurun seiring berjalannya waktu.
Periksa komponen secara rutin sesuai waktu yang berkala.
Komponen seperti timing belt pada beberapa model juga harus diganti sesuai jadwal yang direkomendasikan mekanik.
Mobil yang masih memakai karburator harus harus dibersihkan secara berkala agar mesin tak sulit dinyalakan.
Baca Juga: Naik Kelas dari LCGC, Ini 5 Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta yang Jauh Lebih Nyaman dan Bertenaga
Ganti oli dan air radiator juga harus dilakukan secara rutin agar mobil bisa berjalan dengan sempurna.
Setelah mengetahui strategi merawat mobil bekas, mari intip beberapa mobil hatchback bekas dengan harga Rp50 jutaan yang masih laku keras di pasaran.
Suzuki Karimun kotak
Pertama ada mobil 'kotak', Suzuki Karimun yang punya desain unik sebagai city car.
Konsep kotak dari mobil Karimun menyesuaikan dengan tren mobil di Jepang pada waktu ia awal dirilis.
Bentuk tersebut ternyata memberikan keleluasaan bagi pengemudi untuk membawa barang maupun penumpang ekstra.
Bentuknya yang kompak juga membuatnya makin gesit di kota sehingga cocok untuk menyandang titel city car.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan