Suara.com - China dilaporkan tengah bersiap untuk menghadirkan aturan baru terkait penjualan mobil bekas tanpa jarak tempuh. Perketat regulasi, negara tersebut dilaporkan akan melarang penjualan kembali mobil bekas 0 KM.
Rencana kebijakan ini ditujukan untuk menjaga transparansi pasar sekaligus melindungi konsumen dari jebakan administrasi.
Kebijakan utamanya melarang penjualan kembali mobil dalam waktu enam bulan setelah pertama kali diregistrasi.
Praktik liar ini biasanya memanfaatkan mobil baru yang didaftarkan namun tidak pernah digunakan. Kemudian, pemilik mobil akan menjualnya sebagai 'mobil bekas' tanpa jarak tempuh.
Larangan tersebut mencuat setelah banyak pemangku kepentingan, termasuk asosiasi industri otomotif, menyuarakan kekhawatiran terhadap manipulasi data penjualan dan potensi penyalahgunaan subsidi.
Pemerintah menilai praktik ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga membundarkan angka penjualan palsu.
Sejak Mei 2025 lalu, pejabat industri otomotif termasuk Ketua Great Wall Motor Wei Jianjun secara terbuka mengecam praktik ini.
Wei Jianjun memperingatkan vendor mobil yang terlibat dalam praktik penjualan "mobil bekas" tanpa izin real usage ini.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perindustrian China bersama Kementerian Perdagangan serta asosiasi otomotif menyelenggarakan rapat tingkat tinggi.
Baca Juga: Budget Rp30 Juta Dapat Mobil Apa? Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas yang Masih Tangguh
Pembicaraan melibatkan vendor besar seperti BYD, Chery, Dongfeng, serta platform penjualan mobil bekas online.
Mengenal Mobil Bekas 0 KM atau Tanpa Jarak Tempuh
Mobil bekas “0 KM” merujuk pada kendaraan yang secara administratif telah didaftarkan dan diasuransikan, meski nyaris tidak pernah digunakan.
Strategi ini digunakan produsen dan dealer untuk memenuhi target penjualan tanpa benar-benar menjual kepada konsumen akhir.
Langkah seperti ini bukan hanya mencederai transparansi pasar, tetapi juga membingungkan pembeli.
Konsumen dapat kehilangan masa garansi sejak awal registrasi, mengalami penurunan nilai jual kembali yang cepat, dan menghadapi kendala klaim asuransi atau kredit.
Dampak Larangan Ini untuk Indonesia
Jika larangan ini berlaku, calon pembeli akan terlindungi dari risiko mobil yang mungkin sudah melewati masa garansi admin sejak registrasi pertama.
Berita Terkait
-
Sinopsis dan Jadwal Tayang Drama China Deep Affection Eyes
-
5 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 40 Juta: Kabin Luas, Muat Bawa Rombongan
-
Dikenal Sporty dan Tangguh, Berapa Harga Mobil Bekas Mazda di Tahun 2025? Ini 5 Rekomendasinya
-
4 Mobil Eropa Bekas 60 Jutaan buat Karyawan Baru, Citra Kemewahan Penakluk Jalan
-
5 Pilihan Mobil Bekas Hyundai Mulai Rp30 Jutaan, Lengkap dengan Simulasi Kredit
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride
-
Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai
-
Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?
-
Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?
-
Trio Motor Listrik United Turun Harga Hampir 50 Persen, Sekelas Nmax tapi Semurah Honda Beat
-
8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga
-
Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen
-
5 Ciri-Ciri V-Belt Motor Matic Mau Putus, Jangan Tunggu sampai Mogok di Tengah Jalan
-
Aktor Fast and Furious Sung Kang Gandeng MaxDecal Garap Industri Kreatif Indonesia