Suara.com - Memiliki mobil baru adalah salah satu pencapaian besar bagi banyak milenial dan Gen Z.
Namun, di balik kebanggaan itu, ada satu tanggung jawab super penting yang seringkali dianggap rumit. Memilih asuransi mobil.
Banyak yang terjebak dalam dilema klasik. Ingin premi murah, tapi khawatir perlindungannya tidak maksimal.
Akibatnya, tidak sedikit yang asal pilih atau malah menundanya sama sekali.
Padahal, memilih asuransi mobil yang tepat tidak serumit itu. Ini bukan sekadar mencari harga termurah, melainkan tentang strategi cerdas untuk mendapatkan perlindungan terbaik sesuai dengan isi kantong.
Anggap saja ini seperti game strategi, di mana setiap pilihan akan menentukan ketenangan Anda di jalan raya.
Artikel ini akan membongkar rahasia mendapatkan premi asuransi mobil yang ramah di kantong tanpa mengorbankan perlindungan jiwa mobil kesayangan Anda.
Pahami Medan Perang: All Risk vs. TLO
Sebelum membahas trik harga, Anda wajib tahu dua jenis perlindungan utama dalam asuransi mobil. Memahami ini adalah langkah pertama agar tidak salah pilih.
Baca Juga: Daftar 5 Mobil Matic Bekas Pilihan Ibu-Ibu, Gesit buat Antar Jemput Anak dan Belanja
All Risk (Comprehensive): Ini adalah "paket komplit". Asuransi ini menanggung hampir semua jenis kerusakan, mulai dari lecet halus karena serempetan motor, penyok akibat salah parkir, hingga kerusakan parah akibat kecelakaan besar.
Bahkan, asuransi ini juga mencakup kehilangan akibat pencurian. Cocok untuk Anda yang tinggal di kota besar dengan lalu lintas padat, punya mobil baru, atau sekadar ingin tidur nyenyak tanpa was-was.
Total Loss Only (TLO): Ini adalah "opsi hemat". Asuransi TLO hanya akan memberikan ganti rugi jika mobil mengalami kerusakan di atas 75% dari nilai pasar atau hilang dicuri.
Artinya, untuk kerusakan kecil seperti bemper penyok atau spion patah, Anda harus menanggungnya sendiri.
Pilihan ini lebih cocok untuk mobil yang usianya sudah lebih dari 5 tahun atau jarang digunakan.
"Memilih antara All Risk dan TLO adalah tentang mengukur risiko pribadi Anda. Jangan hanya tergoda premi TLO yang murah jika mobil Anda adalah kendaraan harian yang menembus kemacetan setiap hari."
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi