-Diskon PPN (Pajak Pertambahan Nilai)
Insentif ini sudah berjalan dan terbukti efektif memotong harga jual mobil listrik secara signifikan.
Jika saat ini PPN mobil adalah 11%, mobil listrik yang memenuhi syarat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hanya dikenakan PPN sebesar 1%. Potongan 10% dari harga ratusan juta tentu sangat terasa.
Kebijakan ini sangat mungkin diperpanjang hingga 2025.
-Pembebasan Bea Balik Nama (BBNKB)
Di banyak daerah, seperti DKI Jakarta, BBNKB untuk mobil listrik pertama sudah digratiskan.
BBNKB biasanya mencapai 12,5% dari harga mobil, sehingga pembebasan ini merupakan potongan harga yang sangat besar saat pembelian awal.
-Potensi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 0%
Pemerintah telah menetapkan tarif PPnBM 0% untuk mobil listrik. Ini membuat harga mobil listrik impor utuh (CBU) maupun yang dirakit lokal (CKD) menjadi jauh lebih kompetitif dibandingkan mobil konvensional di kelas yang sama.
Baca Juga: Suku Cadang Asli vs Aftermarket: Perang Harga Bikin Pusing, Mana Lebih Untung?
Jika semua insentif ini digabungkan, harga on-the-road (OTR) sebuah mobil listrik bisa terpangkas puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Dampak Langsung untuk Konsumen: Menghitung Ulang Untung Rugi
Dengan skema pajak dan insentif baru ini, kalkulasi membeli mobil akan berubah total.
Bagi Calon Pembeli Mobil Listrik: Ini adalah kabar terbaik. Hambatan utama, yaitu harga beli yang mahal, perlahan terkikis.
Ditambah dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah (tidak perlu beli bensin, perawatan minim), total biaya kepemilikan (total cost of ownership) mobil listrik menjadi sangat menarik dan bisa jadi lebih murah daripada mobil bensin dalam jangka panjang.
Bagi Calon Pembeli Mobil Bensin: Anda perlu lebih cermat. Memilih mobil dengan emisi rendah (seperti LCGC atau hybrid) akan menjadi pilihan bijak untuk menghindari beban pajak tahunan yang membengkak di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Berapa Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya
-
Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya