Suara.com - PT Chery Sales Indonesia (CSI) menjabarkan angka pemesanan selama delapan hari pameran Gaikindo Indonesia Interational Auto Show (GIIAS) 2025 berlangsung.
Disampaikan Sales Director Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan, Chery berhasil mencatatkan pencapaian positif dengan 1405 unit surat pemesanan kendaraan (SPK).
"Memang kita berharap banyak di GIIAS. Performa selama delapan hari pameran di GIIAS itu cukup baik sebanyak 1.405 unit," ujar Budi Darmawan, di ICE BSD, Tangerang, Jumat (1 Agustus 2025).
Lebih lanjut, Budi mengatakan, produk Chery disambut sangat baik oleh konsumen. Jadi model elektrifikasi sudah hampir 80 persen dari total pemesanan. Ini bukti bahwa tren elektrifikasi sudah mulai terjadi di Indonesia.
Walaupun selama GIIAS berlangsung memang sempat khawatir dengan kondisi market karena tren terus turun sepanjang Januari sampai Juli.
"Tapi kalau dilihat, untuk model CSH secara komposisi 42 persen, BEV 35 persen, dan ICE 22 persen. Jadi secara presentase, model elektrifikasi itu sudah hampir 80 persen," kata Budi.
Sepanjang gelaran GIIAS 2025, Chery menargetkan sebanyak Target 2000 unit SPK. Namun bila melihat sisa waktu pameran, pabrikan mobil asal China ini optimistis masih bisa menambah 1.000 unit pemesanan.
"Kalau lihat tren, kontribusi total akan ada tambahan 1000 SPK. Karena biasanya dua hari terakhir itu selalu ada lonjakan SPK. Karena biasanya konsumen sebenarnya sudah mencari dan memutuskan untuk melakukan pemesanan di hari terakhir," jelas Budi.
Dalam partisipasinya di GIIAS 2025, Chery memang membawa jajaran produk lengkap mulai dari mobil besin, hybrid, sampai mobil listrik.
Baca Juga: Harga BAIC BJ40 Plus dan X55 II Dipangkas Puluhan Juta di GIIAS 2025
Chery juga turut memanaskan segmen SUV dengan meluncurkan Chery Tiggo Cross CSH Hybrid dan Chery Tiggo Cross Sport 1.5T melalui panggung GIIAS 2025.
Tiggo Cross Sport 1.5T hadir sebagai varian bensin bertenaga, dilengkapi mesin 1.5liter Turbo yang dipadukan transmisi dualclutch (DCT). Harganya mulai dari Rp299,9 juta
Sementara itu, Tiggo Cross CSH Hybrid mengusung teknologi hybrid canggih dengan penggerak mesin 1.5liter Atkinson dan motor listrik yang didukung transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT150). OTR Jakarta untuk varian ini sebesar Rp319,8 juta
Kedua model ini dirancang sebagai SUV crossover yang stylish, tangguh, dan hemat energi. Menyasar konsumen urban yang mencari efisiensi dan performa seimbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Ribuan Unit Suzuki Burgman 125 EX Bermasalah Kabel Rem Belakang Berisiko Terjepit dan Korosi
-
Harga dan Spesifikasi Chery Tiggo Cross CSH Pasca Viral Insiden Kebakaran di Tol Cikampek
-
Harga Motor Listrik United April 2026: Jarak Tempuh Jauh, Harga Miring, Tampang Sekece Scoopy!
-
Update Harga BBM Pertamina dan Swasta April 2026 di Berbagai Daerah di Indonesia
-
Royal Enfield Rilis Meteor 350 Sundowner Orange Edisi Terbatas Hanya 36 Unit di Indonesia
-
5 Mobil Paling Efisien Bahan Bakar: Lincah Jagoan Perkotaan, Harga Mulai Rp50 Jutaan
-
Mobil Suzuki Fronx Bekas vs Baru: Selisihnya Setara Harga Nmax, Ini Beda Tiap Variannya
-
Duit di Bawah Rp90 Jutaan Bisa Dapat Suzuki Ignis Tahun Berapa?
-
Terpopuler: Aturan Baru BBM Subsidi, 4 Mobil Bekas Tahun Muda di Bawah Rp100 Juta
-
Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam