Suara.com - Sebuah fakta mengejutkan datang dari Senayan yang membuat banyak orang mengelus dada. Penghasilan anggota DPR periode 2024-2049 disebut bisa mencapai angka Rp3 juta per hari.
Angka ini sontak viral dan memicu perdebatan sengit di dunia maya, terutama saat dibandingkan dengan nasib profesi lain.
Di sisi lain, dunia otomotif baru saja menyambut kehadiran SUV 7-seater gagah, Mitsubishi Destinator 2025.
Pendapatan Fantastis Wakil Rakyat
Angka Rp3 juta per hari bukan isapan jempol belaka.
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menjelaskan bahwa pendapatan anggota dewan bisa melampaui Rp100 juta per bulan.
Ini terjadi setelah adanya tambahan tunjangan sebesar Rp50 juta sebagai kompensasi karena tidak lagi mendapat fasilitas rumah dinas.
"Kan, tidak dapat rumah. Dapat rumah itu tambah Rp50 juta. Jadi take home pay itu lebih dari Rp100 juta, so what gitu loh," kata Hasanuddin.
Jika dihitung secara kasar, pendapatan tersebut setara dengan sekitar Rp3 juta setiap harinya.
Baca Juga: Adu Spek Mitsubishi Destinator vs Toyota Kijang Innova Zenix
Cukup Untuk Cicilan Mitsubishi Destinator?
Sekarang, mari kita bandingkan pendapatan tersebut dengan cicilan mobil baru yang sedang jadi incaran banyak keluarga muda.
Mitsubishi Destinator 2025, yang baru meluncur di GIIAS 2025, hadir dengan skema kredit yang cukup menarik.
Untuk varian termurahnya, harganya berada di angka Rp385.000.000.
Dengan skema cicilan yang tersedia, angka bulanannya ternyata masih "receh" jika dibandingkan dengan gaji harian seorang anggota dewan.
Varian: Mitsubishi Destinator GLS CVT
Harga OTR: Rp385.000.000
DP Minimal (20 persen): Rp77.000.000
Cicilan 12 Bulan: Sekitar Rp25,6 juta/bulan
Cicilan 24 Bulan: Sekitar Rp12,8 juta/bulan
Sebuah Perbandingan yang Bikin Tercengang
Melihat simulasi kredit di atas, imajinasi kita pun mulai liar.
Bayangkan, dengan pendapatan harian Rp3 juta, seorang anggota dewan hanya butuh menyisihkan gaji kurang dari setengah bulan untuk membayar cicilan Destinator tenor 24 bulan.
Bahkan, gaji satu hari mereka sudah lebih dari cukup untuk membayar angsuran motor kelas menengah selama setahun penuh.
Kenyataan ini terasa kontras ketika warganet membandingkannya dengan pendapatan mereka, seperti curhatan seorang guru honorer yang membutuhkan 3-4 bulan untuk mengumpulkan Rp3 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu
-
Jangan Sampai Batal Mudik Lebaran 2026! Kenali 5 Penyebab Mesin Motor Overheat