- Harga Mobil Bekas Merek China
- Penurunan Harga Jual Kembali Mobil China
- Keraguan Konsumen Pada Mobil China
Suara.com - Pasar mobil bekas di Indonesia kini mulai diramaikan oleh merek-merek asal China. Meski begitu, masih banyak konsumen yang ragu untuk membelinya.
Dijelaskan oleh Chief Operating Officer (COO) Focus Motor Group, Azka, keraguan konsumen dipicu oleh penurunan harga yang cukup signifikan. Bahkan pada model-model yang baru saja diluncurkan.
“Kalau dilihat konsumen lebih takut membeli mobil listrik, meskipun mobil bermesin konvensional (ICE) juga mengalami penurunan. Contohnya Chery, kemarin mereka mengeluarkan facelift tapi harganya malah turun. Jadi besok-besok kalau kita ambil mobilnya, harganya sudah harus direvisi lagi,” ujar Azka di sela peresmian cabang baru Focus Motor di Gading Serpong, Tangerang, belum lama ini, Kamis (28 Agustus 2025).
Lebih lanjut Azka menambahkan, harga jual kembali mobil bekas asal China terbilang sangat tinggi terutama untuk mobil listrik. Angka penurunannya bisa mencapai 70 persen dalam setahun.
“Kalau mobil listrik bekas depresiasinya bisa 60 persen, karena kita mengikuti harga mobil barunya. Dalam setahun bisa sampai 70 persen, sangat jauh. Contohnya Wuling Air ev, saat pertama kali keluar harganya sekitar Rp 300 jutaan tapi sekarang harga bekasnya sekitar Rp 120-130 juta karena mereka mengeluarkan tipe yang light kalau gak salah,” jelasnya.
Oleh karena itu Azka menekankan bahwa bisnis mobil listrik bekas sangat bergantung pada APM (Agen Pemegang Merek), bukan semata-mata karena pasarnya yang rusak.
Selain itu, Azka mengungkapkan bahwa masih banyak penjual mobil bekas di Indonesia yang tidak berani menjual mobil listrik bekas. Salah satu alasannya berkaitan dengan perusahaan pembiayaan.
“Banyak yang tidak berani jual mobil listrik bekas. Mereka takut karena berbagai faktor, salah satunya konsumen tidak bisa dapat persetujuan angsuran saat membeli mobil listrik bekas,” ungkapnya.
Namun di balik semua tantangan tersebut, Azka menilai kualitas mobil China saat ini sudah tidak kalah bagus jika dibandingkan dengan merek-merek Eropa.
Baca Juga: 3 Mobil Bekas Ford untuk Anak Muda: Keren di Tongkrongan, Harga Bikin Tenang
“Sebenarnya kualitas mobil China itu sangat bagus, sudah mirip-mirip mobil Eropa. Harga model barunya pun sudah sangat murah, jadi versi bekasnya bisa lebih murah lagi dan sangat value for money,” tutup Azka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis
-
Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang
-
Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton
-
Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge
-
Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi