- Ikon JDM 90-an: Mazda Astina punya desain sporty dengan lampu pop-up yang langka.
- Performa Mengejutkan: Mesin 1.800cc DOHC lebih dari cukup untuk memacu adrenalin.
- Harga Terjangkau: Alternatif mobil hobi dengan harga bekas mulai dari Rp30 jutaan.
Suara.com - Di tengah sorotan publik karena kritik pedasnya, pegiat media sosial Ferry Irwandi ternyata punya selera otomotif yang tak biasa.
Penasaran mobil apa yang menemaninya? Mari kita bedah tuntas Mazda Astina, sedan sporty dari era 90-an yang diduga menjadi pilihan Ferry.
Di balik citranya yang vokal dan berani, tunggangan Ferry Irwandi yang sempat diunggah di media sosialnya mencuri perhatian.
Mobil itu adalah Mazda Astina, sebuah ikon otomotif Jepang (JDM) yang pada masanya dianggap sebagai "teknologi masa depan".
Bagi generasi milenial dan anak muda yang gandrung dengan kultur retro, mobil ini bukan sekadar alat transportasi, tapi sebuah statement.
Kini, kita akan mengulas kenapa mobil ini begitu spesial dan masih layak jadi incaran di tahun 2025.
Desain yang Melampaui Zaman
Hal pertama yang membuat semua mata tertuju pada Mazda Astina adalah desainnya yang ikonik.
- Lampu Pop-Up: Fitur ini adalah daya tarik utamanya. Saat lampu utama menyala, sepasang "mata" akan muncul dari kap mesin, memberikan kesan agresif dan futuristik yang mengingatkan pada Mazda RX-7 atau Miata generasi pertama.
- Siluet Liftback: Bukan sedan biasa, Astina memiliki desain liftback, di mana kaca belakang menyatu dengan pintu bagasi, menciptakan siluet yang sangat sporty.
- Aerodinamika Fungsional: Desain kap mesin yang menekuk ke atas dan spoiler belakang berukuran kecil bukan hanya hiasan. Keduanya dirancang untuk memberikan stabilitas dan downforce saat mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.
Dapur Pacu yang Tak Bisa Diremehkan
Baca Juga: Ferry Irwandi Lulusan Mana? Berani Spill Dalang Kerusuhan Demo di Acara TV
Jangan tertipu dengan usianya, performa Mazda Astina pada zamannya adalah sesuatu yang patut diacungi jempol.
Untuk urusan performa tidak perlu diragukan lagi. Pada zamannya, Mazda Astina sudah bisa bersaing dengan Mitsubishi Eterna.
- Mobil ini dibekali mesin seri BP05 dengan spesifikasi:
- Kapasitas: 1.800 cc
- Teknologi: DOHC (Double Over-Head Camshaft)
- Tenaga: 102 Hp @ 5.500 rpm
- Torsi: 150 Nm @ 4.000 rpm
Karakter mesinnya sangat responsif di putaran bawah, membuatnya asyik untuk selap-selip di perkotaan namun tetap stabil saat digeber di jalan tol.
Satu-satunya catatan adalah konsumsi bahan bakarnya yang relatif boros, khas mobil performa era 90-an.
Harga Bekas dan Biaya Perawatan: Masih Masuk Akal?
Inilah bagian terbaiknya. Untuk memiliki mobil dengan desain dan sejarah seunik ini, kamu tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL