Suara.com - Tak hanya untuk transportasi sehari-hari, mobil juga hadir untuk membantu usaha.
Adapun berbagai mobil di pasaran yang semula untuk transportasi sehari-hari bisa dialihfungsikan untuk niaga.
Pengunaan mobil usaha biasanya untuk pengiriman barang seperti ekspedisi paket, dokumen, atau barang-barang kecil dan besar dari satu lokasi ke lokasi lain.
Pengiriman barang tersebut juga bisa membantu logistik sebuah usaha seperti bisnis kuliner dan toko untuk mengantarkan barang pesanan maupun bahan baku.
Jasa antar jemput juga bisa menjadi salah satu opsi untuk mengubah fungsi mobil pribadi menjadi mobil usaha.
Mereka yang ingin menghemat biaya untuk usaha juga bisa mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas dengan harga lebih murah tanpa mengorbankan kualitas.
Berikut beberapa rekomendasi mobil untuk usaha.
1. Suzuki Carry
Pertama ada Suzuki Carry yang menjadi produk unggulan Suzuki karena fungsinya yang beragam.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil Bekas 100 Jutaan September 2025: Irit Bensin dan Pajak Ringan!
Bagian karoseri hingga angkutan dari Suzuki sangat multifungsi dan dapat diubah bentuk menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan.
Carry populer sebagai mobil pickup atau bak terbuka karena konfigurasinya yang kokoh dan didesain sedemikian rupa untuk mengangkut beban berat.
Mobil yang satu ini juga sangat cocok untuk usaha bumi seperti tani dan ternak. Kapasitasnya yang berlebih bisa difungsikan untuk mengangkut hasil tani seperti tanaman, sayuran, padi, hingga ternak kecil seperti kambing.
Mesinnya juga jagoan karena berkapasitas 1.462 cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris (in-line), 16 katup dengan sistem Multi Point Injection (MPI) jenis K15B-C yang perawatannya sangat mudah.
Carry bekas keluaran baru dibanderol dengan harga sangat bersahabat, yakni mulai dari Rp100 juta.
2. Daihatsu Gran Max
Ada juga Daihatsu Gran Max yang punya konfigurasi serupa dengan Suzuki Carry.
Bedanya, Gran Max lebih cocok menjadi blind van atau mobil tertutup.
Kendati demikian, tak menutup kemungkinan mobil ini juga bisa diubah menjadi mobil pikap.
Gran Max versi blind van sangat pas untuk menjadi mobil logistik karena mampu membawa barang berlimpah dan menjamin keamanan barang.
Mesin Gran Max berjenis K3-DE, DOHC yang punya kapasitas 1.298 cc sehingga bertenaga lebih.
Harga bekas Gran Max sekitar Rp40 juta hingga Rp100 juta sesuai dengan tahun keluaran.
3. Mitsubishi L300
Mitsubishi L300 atau Colt adalah versi lebih ekonomis dari Gran Max dan Carry.
Kendati mengusung teknologi dan model pada tahun terdahulu, mobil ini tak bisa diremehkan.
Daya angkutnya sangat besar karena punya desain bodi yang kokoh dengan beberapa teknologi penunjang.
Mesin diesel dari Mitsubishi L300 punya ketangguhan untuk menerjang berbagai jalanan.
Harga Mitsubishi L300 bekas sekitar Rp40 juta.
4. Wuling Formo Max
Wuling Formo Max adalah pendatang baru di dunia mobil pikap Tanah Air namun telah memabwa banyak sekali gebrakan.
Mobil dari Tiongkok ini umum dipakai sebagai moko atau mobil toko.
Bak terbuka di belakang Wuling Formo Max bisa diubah menjadi ruang tertutup untuk menjual beragam kudapan kuliner.
Alhasil, tren food truck dari luar negeri bisa hadir di Indonesia berkat Wuling Formo Max.
Wuling Formo Max juga dibekali mesin tangguh 4 silinder, 1485 cc, dengan konfigurasi inline DOHC yang tenaganya kuat.
Mobil ini dijual bekas dengan harga sekitar Rp165 juta karena relatif baru di pasaran.
5. Toyota HiAce
Terakhir, ada si 'bus miniatur' Toyota HiAce yang memberikan kapasitas penumpang melimpah.
Toyota HiAce sangat cocok untuk para pengusaha tour and travel karena memberikan kenyamanan dan kapasitas memadai untuk berkelana antar kota.
Kabin dari Toyota HiAce sangat luas menyerupai bus mini.
Mesinnya juga canggih dengan jenis diesel berkode 1GD-FTV atau 2GD-FTV yang memiliki kapasitas sekitar 2.8 liter (2.755 cc), dikenal dengan teknologi DOHC, VNT Intercooler, dan Common Rail Direct Injection.
Harga bekas untuk HiAce adalah sekitar Rp300 juta.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Rekomendasi Mobil Bekas 100 Jutaan September 2025: Irit Bensin dan Pajak Ringan!
-
Harga Setara LCGC, 5 Sedan Bekas Ini Bikin Tampilan Auto Naik Kelas!
-
5 Mobil Bekas Tangguh Segala Medan: Oke Dipakai Offroad, Nyaman untuk Harian
-
5 Mobil Bekas Kabin Lapang dan Jok Nyaman, Cocok untuk Perjalanan Jauh Keluarga
-
3 Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta yang Ideal untuk Ibu Rumah Tangga
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite
-
Cara Mencuci Sepeda Listrik yang Benar dan Aman, Tak Khawatir Korsleting
-
Bisakah Mesin Diesel Tua Pakai B50? Ini yang Harus Dipertimbangkan
-
Apakah Daya 450 VA Bisa untuk Charge Motor Listik? Ini Solusi Supaya Tidak 'Jeglek'
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Murah dan Awet, Kuat di Tanjakan buat Harian
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
4 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Sunroof yang Membandel, Kembali Kinclong Modal Murah
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km