- Coach Justin Keluhkan Layanan Purna Jual Mobil Listrik China
- Konsumen Kena Denda Terlambat Lakukan Service Berkala
- Layanan Purna Jual Mobil Listrik China Dinilai Tidak Fleksibel
Suara.com - Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau yang lebih dikenal dengan Coach Justin, mengungkap pengalaman kurang menyenangkan saat melakukan servis mobil listrik BYD Seal miliknya.
Coach Justin mengaku dikenakan biaya tambahan karena terlambat melakukan servis berkala selama satu bulan. Padahal menurutnya, layanan tersebut seharusnya gratis.
Keluhannya disampaikan melalui kanal YouTube @TrifellasID dalam sesi podcast yang diunggah belum lama ini.
“Setahun ini kan ada servis berkala. Dia bilang 1 Agustus (Pihak BYD). Kita kan nggak punya supir dan sibuk jadi telat lah saya. 2 September saya bikin janji, tapi coach kena charge (denda). Telat sebulan saja sudah kena charge. Dari mana jalannya, kan harusnya gratis,” ungkapnya, dikutip Rabu (17 September 2025).
Sementara, ia membandingkan pengalamannya dengan sejumlah merek mobil lain seperti Honda dan Mazda yang juga dimilikinya yang mana lebih fleksibel dalam memberi tenggang waktu servis. Bahkan, tidak memberikan denda meskipun terlambat.
Akibat keluhan tersebut, pihak BYD menawarkan agar tim pemasaran yang menanggung denda keterlambatan sebagai bentuk tanggung jawab karena tidak menyampaikan informasi itu sebelumnya.
Namun menurut Justin, persoalan ini bukan soal biaya melainkan soal prinsip dan keadilan bagi konsumen. Ia menilai kebijakan pabrikan mobil asal China itu bisa menurunkan kepercayaan pasar di tengah ketatnya persaingan otomotif di Indonesia.
“Ini masalah kebijakan. Di sini udah ada 12-13 merek China di mana mereka harusnya memberikan servis yang benar. Sekarang satu kasus di mana saya harus bayar. Tapi kan kita nggak tau ada kasus-kasus terselubung lagi yang kita harus bayar,” ujarnya.
“Saya punya mobil Chery juga, Chery Omoda, kena denda juga. Jadi kayaknya perusahaan China ini harus belajar dari perusahaan Jepang terkait kebijakan ini,” tambahnya.
Baca Juga: Insentif Mobil Listrik Berakhir, Chery Masih Pede Dengan Jajaran Produk yang Dimiliki
Selain itu, Justin menyebut kebijakan tersebut bukan berasal dari tenaga kerja di showroom tetapi dari jajaran petinggi.
Menurutnya, meski mobil listrik ditawarkan dengan harga terjangkau, perusahaan asal China seharusnya tidak seenaknya membebankan biaya yang tidak jelas.
Ia pun mengingatkan calon pembeli mobil listrik untuk memastikan detail aturan servis termasuk potensi denda jika terlambat.
Justin juga mendorong produsen otomotif untuk memberi pelayanan purna jual yang lebih adil dan tidak merugikan konsumen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah
-
Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
-
Laba Bank SMBC Indonesia Naik, Kredit Tembus Rp 185,3 Triliun
-
Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc