- Kolaborasi Strategis – Kawasaki bekerja sama dengan Dronamics untuk mengembangkan mesin piston aero baru bagi pesawat nirawak Black Swan.
- Performa Black Swan – UAV ini mampu angkut 350 kg sejauh 2.500 km, 80% lebih cepat, 50% lebih murah, dan 60% lebih rendah emisi dibanding moda lain.
- Langkah Besar Kawasaki – Setelah pengalaman di proyek VoltAero, kini Kawasaki serius masuk sektor dirgantara dengan fokus pada mesin UAV ramah lingkungan.
Suara.com - Selama ini Kawasaki identik dengan motor sport bertenaga besar seperti Ninja H2 atau ZX-10R. Namun, pabrikan asal Jepang itu ternyata punya ambisi lebih luas.
Terbaru, Kawasaki Motors resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Dronamics, perusahaan kargo drone asal Eropa, untuk mengembangkan mesin piston aero baru yang akan dipakai di pesawat drone nirawak Black Swan.
Menurut informasi yang telah dirangkum oleh Suara.com dari Visordown, kerja sama ini disebut sebagai kolaborasi jangka panjang.
Kawasaki akan terlibat penuh mulai dari tahap riset dan pengembangan, integrasi mesin, hingga uji terbang dan validasi di pesawat kargo nirawak Black Swan.
Proyek ini menandai langkah serius Kawasaki dalam memperluas bisnisnya ke sektor dirgantara, bukan hanya roda dua.
Hiroshi Tomomori, Managing Executive Officer Kawasaki Motors, menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting.
"Dengan menggabungkan pengalaman panjang kami dalam pengembangan mesin dengan teknologi UAV dari Dronamics, kami ingin menghadirkan sistem propulsi yang mendefinisikan ulang performa dan keberlanjutan di dunia penerbangan nirawak maupun aviasi umum," ujarnya.
Kapasitas Angkut dan Efisiensi Black Swan
Black Swan sendiri adalah pesawat nirawak andalan Dronamics. UAV ini mampu mengangkut 350 kg kargo sejauh 2.500 km.
Baca Juga: Akan Dipakai di Moto3? Intip Spesifikasi dan Harga Motor Yamaha R7
Menurut rilis resmi Kawasaki, performa tersebut 80 persen lebih cepat, 50 persen lebih murah, dan hingga 60 persen lebih rendah emisi dibanding moda transportasi alternatif.
Dengan kemampuan itu, Black Swan diproyeksikan menjadi solusi logistik masa depan, terutama untuk pengiriman jarak menengah yang membutuhkan kecepatan dan efisiensi.
Bukan Pertama Kali Kawasaki Terjun ke Udara
Meski terdengar mengejutkan, ini bukan kali pertama Kawasaki terlibat dalam proyek penerbangan. Sebelumnya, mesin supercharged dari Kawasaki H2 SX pernah dipasangkan ke pesawat hibrida buatan VoltAero asal Prancis.
Proyek tersebut membuktikan bahwa mesin motor Kawasaki bisa diadaptasi untuk kebutuhan penerbangan modern.
Kini, dengan fokus pada mesin piston khusus untuk UAV, Kawasaki menunjukkan keseriusannya dalam memperluas portofolio teknologi, sekaligus mendukung tren transportasi ramah lingkungan.
Berita Terkait
-
Akan Dipakai di Moto3? Intip Spesifikasi dan Harga Motor Yamaha R7
-
Terpopuler: Calon Penantang Grand Filano, SUV Alternatif Pajero Sport, Cocok untuk Investasi
-
Tabrak Pembatas Jalan, Pemotor di Daan Mogot Tewas Terpental dan Terlindas Truk
-
5 Rekomendasi Motor Trail Bekas Murah, Siap Temani Petualanganmu
-
Desain Logo Suzuki Akhirnya Berubah Setelah 22 Tahun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar