- Regulasi Baru Moto3 2028 – Akan hadir motor 700cc dua silinder, empat tak, bobot 120 kg, tenaga ±90 hp; kandidat pemasok termasuk Honda, Yamaha, KTM, dan CFMoto.
- Yamaha R7 Jadi Andalan – Dibekali mesin CP2 689cc bertenaga, sasis modern, fitur balap, dan harga kompetitif, membuatnya kandidat kuat untuk regulasi baru.
- Dampak Besar – Jika terpilih, Moto3 akan berubah total dari 250cc satu silinder ke 700cc dua silinder, sekaligus memperkuat citra Yamaha di dunia balap.
Suara.com - Ajang balap Moto3 kabarnya akan mengalami perubahan besar pada tahun 2028. CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, mengisyaratkan bahwa regulasi baru akan menghadirkan motor dengan mesin 700cc dua silinder, empat tak, bobot 120 kg, dan tenaga sekitar 90 hp. Beberapa pabrikan yang disebut masuk dalam daftar kandidat pemasok adalah Honda, Yamaha, KTM, dan CFMoto.
Menariknya, Yamaha sudah punya kandidat kuat yang sesuai dengan kriteria tersebut, yakni Yamaha R7. Motor sport ini menggunakan mesin CP2 689cc yang sudah terbukti tangguh di jalan maupun lintasan. Tak heran jika manajer tim Yamaha, Lin Jarvis, menyatakan ketertarikan untuk ikut serta jika regulasi Moto3 benar-benar berubah.
Menurut informasi yang Suara.com kutip dari GPOne, disebutkan bahwa terpilihnya Yamaha sudah hampir pasti, cuma masih dirahasiakan karena menunggu pemilihan produsen sasis.
Mesin CP2 yang Siap Balap
Yamaha R7 dibekali mesin 4-tak, 2 silinder segaris, DOHC, 689cc dengan pendingin cairan. Tenaga maksimumnya mencapai 73,4 PS pada 8.750 rpm dengan torsi puncak 67 Nm pada 6.500 rpm. Angka ini memang sedikit di bawah target 90 hp yang disebut Dorna, namun dengan penyetelan khusus balap, potensi mesinnya bisa ditingkatkan.
Mesin CP2 ini terkenal responsif berkat crankshaft 270 derajat yang menghasilkan karakter torsi linear dan minim getaran. Teknologi assist & slipper clutch juga membuat perpindahan gigi lebih halus, terutama saat downshift di kecepatan tinggi.
Sasis dan Suspensi Andal
R7 menggunakan rangka ringan dengan suspensi depan teleskopik yang bisa diatur preload, rebound, dan compression. Suspensi belakangnya memakai sistem Linked-type Monocross yang juga bisa diatur sesuai kebutuhan.
Untuk pengereman, motor ini sudah dilengkapi dual disc 298 mm dengan ABS di depan dan cakram 245 mm di belakang. Ban standar Bridgestone Battlax Hypersport S22 ukuran 120/70ZR17 di depan dan 180/55ZR17 di belakang memastikan grip optimal di lintasan.
Baca Juga: Terpopuler: Calon Penantang Grand Filano, SUV Alternatif Pajero Sport, Cocok untuk Investasi
Dimensi dan Ergonomi
Secara dimensi, Yamaha R7 punya wheelbase 1.395 mm dengan tinggi jok 835 mm. Bobot basahnya sekitar 188 kg, sedikit lebih berat dari target regulasi Moto3 (120 kg). Namun, jika hanya mesinnya yang dipakai untuk prototipe Moto3, bobot total bisa ditekan sesuai aturan.
Tangki bahan bakar 13 liter dan konsumsi rata-rata 4,2 L/100 km membuatnya cukup efisien untuk motor sport kelas menengah.
Fitur Modern
Selain performa, R7 juga sudah disiapkan untuk kebutuhan balap modern. Motor ini kompatibel dengan Quick Shift System opsional, punya piston forged aluminium yang ringan, serta katup titanium yang kuat di putaran tinggi. Semua ini membuatnya siap dipacu di lintasan.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Calon Penantang Grand Filano, SUV Alternatif Pajero Sport, Cocok untuk Investasi
-
5 Rekomendasi Motor Trail Bekas Murah, Siap Temani Petualanganmu
-
Desain Logo Suzuki Akhirnya Berubah Setelah 22 Tahun
-
Honda Bikers Day 2025 Siap Guncang 4 Pulau, Cek Jadwal dan Lokasi Resminya
-
Toyota Dorong Industrialisasi di Indonesia, Tak Dijadikan Sekedar Pasar Mobil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?