- Fokus Mesin: Cek oli dan setel klep adalah kunci mengembalikan performa setelah perjalanan jauh.
- Area Kaki-kaki: Ban, rantai, dan suspensi jadi komponen vital yang wajib diperiksa demi keselamatan.
- Kelistrikan Stabil: Pastikan semua lampu berfungsi normal untuk visibilitas dan keamanan berkendara.
Suara.com - Asyiknya touring atau bepergian jauh naik motor memang tak tergantikan, tapi jangan lupakan "kesehatan" tungganganmu setelahnya.
Perjalanan jauh, apalagi melibas berbagai kondisi jalan dari aspal mulus hingga medan off-road ringan, jelas memberi beban kerja ekstra pada setiap komponen motor.
Mengabaikan pengecekan pasca-perjalanan sama saja membiarkan masalah kecil menumpuk dan berpotensi menjadi kerusakan serius.
Ini bukan sekadar soal perawatan, tapi soal memastikan keselamatanmu di perjalanan selanjutnya.
Kenapa Pengecekan Setelah Touring Itu Wajib?
Menurut Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta, Danang Priyo Kumoro, pemeriksaan ini adalah sebuah keharusan.
"Pengecekan yang dilakukan merupakan bentuk perawatan yang bertujuan untuk mengembalikan performa motor," buka Danang Priyo Kumoro.
Sederhananya, anggap saja ini cara kamu berterima kasih pada motormu setelah bekerja keras. Untuk perjalanan yang relatif pendek, servis ringan mungkin sudah cukup.
Namun, jika kamu baru saja menempuh ratusan kilometer, pengecekan menyeluruh adalah harga mati.
Baca Juga: Lagi Cari Motor Touring untuk Libur Akhir Tahun? Intip Harga Motor Honda per November 2025
Daftar Pengecekan Wajib untuk Bikers Sejati
Agar tidak ada yang terlewat, berikut adalah poin-poin krusial yang harus kamu periksa.
1. Jantung Pacu: Mesin Butuh Perhatian Ekstra
Setelah bekerja keras, area mesin jadi prioritas utama.
- Ganti Oli Mesin:
Ini adalah ritual paling dasar. Oli yang sudah menempuh jarak jauh pasti mengalami penurunan kualitas. Segera ganti untuk memastikan pelumasan kembali optimal.
- Servis dan Tune-Up:
Lakukan servis ringan yang mencakup pembersihan injektor (atau karburator untuk motor lawas) dan pengaturan klep.
Ini akan mengembalikan efisiensi bahan bakar dan tenaga yang mungkin sedikit "loyo".
"Untuk mesin, bisa dilakukan service atau tune up meliputi pengaturan klep, penggantian oli mesin, dan pembersihan karburator atau injektor," lanjutnya.
2. Kaki-kaki: Penopang Keselamatan di Jalan
Bagian ini sering kali menerima siksaan paling berat. Pastikan semuanya dalam kondisi prima.
- Cek Tekanan dan Kondisi Ban:
Periksa kembali tekanan angin sesuai standar pabrikan. Lihat juga permukaan ban, apakah ada kerikil yang menancap atau benjolan aneh yang bisa berbahaya.
- Periksa Suspensi:
Pastikan tidak ada kebocoran oli pada shockbreaker.
Rasakan juga bantingannya, apakah masih nyaman atau sudah terasa aneh.
- Rantai dan Gir (jika menggunakan):
Lumasi kembali rantai. Cek juga tingkat ketegangannya, jangan sampai terlalu kencang atau terlalu kendor.
3. Sistem Pengereman: Jangan Pernah Kompromi!
Rem adalah fitur keselamatan paling vital. Pastikan komponen ini bekerja 100% tanpa cela.
- Cek Minyak Rem:
Lihat level minyak rem di tabung reservoir. Pastikan berada di antara batas atas dan bawah. Jika warnanya sudah keruh, sebaiknya kuras dan ganti baru.
- Periksa Kampas Rem:
Intip ketebalan kampas rem depan dan belakang. Jika sudah mendekati batas aus, jangan tunda untuk menggantinya.
"Sistem pengereman juga tidak boleh terlewatkan dari pengecekan, apakah kampas dan oli rem dalam kondisi masih layak atau tidak," ungkap Danang.
4. Kelistrikan dan Lampu: Agar Terlihat dan Melihat
Semua sistem kelistrikan harus berfungsi normal untuk keamanan, terutama saat malam hari.
- Lampu-lampu:
Cek fungsi lampu depan (jauh dan dekat), lampu senja, lampu rem, dan sein. Pastikan semuanya menyala terang.
- Klakson:
Tes bunyinya untuk memastikan masih lantang dan jelas.
"Itu adalah sejumlah komponen yang harus dipastikan kondisinya dalam keadaan baik dan berfungsi normal," pungkasnya.
5. Bodi dan Rangka: Pastikan Tak Ada yang Longgar
Getaran selama perjalanan jauh berpotensi membuat beberapa baut menjadi longgar.
Kencangkan Baut-baut: Periksa baut-baut bodi, spion, setang, dan bagian lainnya. Kencangkan jika ada yang terasa kendur untuk menghindari getaran aneh atau komponen terlepas.
6. Filter Udara: Biarkan Mesin Bernapas Lega
Filter udara yang kotor akan menghambat pasokan udara ke ruang bakar, membuat motor jadi boros dan kurang bertenaga. Bersihkan atau ganti filter udara jika kondisinya sudah sangat kotor.
7. Cuci Bersih Motor Anda
Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah mencuci motor hingga bersih. Selain membuat motor kembali kinclong, proses ini juga membantumu melihat lebih detail jika ada goresan, rembesan oli, atau kerusakan kecil lain yang mungkin tidak terlihat saat motor masih kotor.
Dengan melakukan tujuh langkah pengecekan ini, motormu tidak hanya akan kembali prima, tapi juga siap menemanimu menaklukkan kilometer selanjutnya dengan aman dan nyaman. Selamat berkendara!
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Apakah Ban Sepeda Listrik Bisa Ditambal? 5 Rekomendasi Ban Selis Berkualitas Anti Bocor
-
PLN Percepat Pembangunan SPKLU Jelang Mudik Lebaran 2026
-
BYD Dominasi Pasar Mobil Listrik Indonesia Lewat Dua SUV Baru di IIMS 2026
-
Berapa Harga Honda PCX160 Versi 2026? Intip Ubahan Mewah di Tipe RoadSync
-
Mudik Bareng Honda 2026 Resmi Dibuka Cek Syarat dan Cara Pendaftarannya
-
Pembeda Mitsubishi Destinator Edisi 55 Tahun yang Melantai di IIMS 2026
-
Jaga Performa Garda Terdepan Informasi, Ini Cara Astra Motor Yogyakarta 'Rawat' Motor Pemburu Berita
-
Benarkah Pajak Kendaraan di Jateng Naik Drastis? Ini Penjelasannya
-
10 Mobil 7 Seater untuk Roadtrip Mudik Lebaran 2026, Nyaman untuk Pekerja Kelas Menengah
-
5 Modus Penipuan Sales yang Wajib Tahu Sebelum Beli Mobil Baru, Waspada Prank