Pakar industri otomotif Indonesia Yannes Martinus Pasaribu dari ITB mengatakan keberhasilan Vingroup mengembangkan ekosistem keberlanjutan dengan Vinfast sebagai jantung utamanya bisa menjadi inspirasi untuk Asia Tenggara. [Dok Vinfast]
Baca 10 detik
- Pakar industri otomotif Indonesia Yannes Martinus Pasaribu dari ITB mengatakan Vingroup lahir dari rahim Asia Tenggara dan bisa menjadi inspirasi.
- Vingroup muncul di tengah dominasi merek-merek otomotif Jepang serta Korsel di Asia Tenggara.
- Vingroup arah pengembangan Vingroup sejalan dengan agenda nasional Indonesia.
Vingroup sendiri telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan BUMN Indonesia, PT Sulsel Andalan Energi, di Sulawesi Selatan, untuk bekerja sama dalam proyek tenaga surya berskala besar. MoU tersebut juga mencakup riset bersama, survei lokasi, dan solusi penyimpanan energi terintegrasi.
“Saya berharap ini baru permulaan,” ujar Yannes.
Ia menambahkan bahwa baterai kendaraan listrik bekas (second-life EV battery) dapat dimanfaatkan kembali untuk penyimpanan energi surya – menciptakan peluang industri bernilai miliaran dolar.
“Vingroup memiliki visi, teknologi, dan kemampuan eksekusi untuk memimpin langkah ini,” tutup dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Pertumbuhan Mobil Listrik Melambat, Toyota Maju-Mundur Soal Rencana Bikin Pabrik Baterai
-
Geely EX5 Catat Penjualan Global, Seberapa Laku di Indonesia ?
-
Gebrakan Oktober 2025: BYD Masuk Top 3! Salip Raksasa Jepang Jadi Mobil Terlaris, Kok Bisa?
-
Vinfast: Indonesia Adalah Rumah Kedua
-
Sah! Desain Mobil Huawei Terdaftar di Indonesia, Era Baru Mobil Pintar Dimulai
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan
-
Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS
-
Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga
-
Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup
-
Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride
-
Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai
-
Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?
-
Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?