Suara.com - Pernahkah terbayang oleh Anda sebuah motor yang menggunakan reverse gear untuk memaksimalkan fleksibilitas penggunaannya? Kini di pasar Indonesia, terdapat sederet produk yang bisa dipilih jika Anda ingin mencoba fitur ini.
Berikut 5 motor listrik dengan fitur reverse gear yang bisa dipilih dan digunakan, lengkap dengan sedikit ulasan dan bocoran harganya.
Motor dengan fitur ini sendiri sebenarnya cukup umum ditemukan, namun memang tidak semua produk menawarkan fitur unik ini. Secara umum, cara kerjanya memerlukan aktivasi dari bagian kendali atau dengan mengoperasikan tuas khusus.
Kemudian motor akan bergerak mundur ketika tuas gas ditarik, sehingga praktis Anda tidak perlu mendorong motor untuk mundur secara manual menggunakan kaki, dan hanya perlu menjaga keseimbangannya saja.
Beberapa rekomendasinya sendiri adalah sebagai berikut.
1. BMW CE 04
Skuter listrik ini dihadirkan oleh BMW untuk pasar Indonesia. Dengan mengusung desain futuristik, motor ini dilengkapi dengan layar TFT berwarna beserta dengan navigasinya. Terdapat pula fitur Bluetooth dan Wi-Fi, untuk menunjang konektivitas dengan perangkat lain.
BMW CE 04 juga menawarkan fitur adaptive headlight opsional dan sistem ABS Pro yang memiliki sensor kemiringan untuk perlindungan ekstra selama mengemudi. Fitur reverse terasa jadi pelengkap motor mewah tersebut.
Haganya sendiri ada di kisaran mulai Rp418,8 juta per unit.
2. Gesits G1
Dengan kualitas produk yang solid, karya anak bangsa ini juga menawarkan fitur reverse gear di dalam motornya. Jika dicermati, cara kerja dari fitur ini mirip sekali dengan motor Volta 401 yang juga jadi salah satu pesaingnya.
Baca Juga: Tunda Kenaikan Tarif Parkir, DPRD Minta Pemprov DKI Benahi Kebocoran PAD Rp1,4 Triliun
Salah satu keunggulan utama dari Gesits G1 sendiri adalah adanya fitur anti pencurian, yang dapat memberikan proteksi ekstra pada unit motor yang Anda miliki. Lincah, bertenaga, dan mudah digunakan, motor ini jadi salah satu alternatif populer untuk urusan motor listrik.
Harganya? Cukup dengan budget sekitar Rp28 jutaan saja Anda sudah bisa membawa pulang motor baru ini.
3. Alessa Evo
Rekomendasi ketiga adalah Alessa Evo. Produk ini memiliki jarak tempuh hingga 100 kilometer pada percobaannya, dengan kecepatan maksimal di 65 km/jam saat digeber. Memanfaatkan motor bertenaga 1,500 watt, dan didukung dengan baterai berkapasitas 72V 24Ah.
Fitur reverse gear yang ada di motor ini jadi salah satu keunikan yang ditawarkan jika Anda ingin mengendarainya di jalanan. Meski demikian, motor ini tidak dijual, dan memiliki skema unik dalam penggunaannya.
Oyika, sebagai perusahaan pemilik produk ini, menyewakan program sewa motor Alessa Evo dengan harga mulai dari Rp50,000-an per hari, sudah termasuk biaya tukar baterai dan servis gratis untuk penggunanya.
4. Yadea T9
Menjadi salah satu motor listrik buatan Tiongkok, motor ini secara resmi masuk ke pasar Indonesia dan bisa didapatkan dengan harga yang relatif bersaing. Menggunakan motor bertenaga 2,000 watt, baterai yang menjadi sumber tenaganya dapat digunakan hingga jarak tempuh 80 kilometer.
Desainnya terlihat futuristik, ramping, gesit, dan tetap bertenaga. Terdapat fitur panel digital interaktif yang dapat dimanfaatkan dan terhubung ke smartphone yang Anda gunakan. Yadea juga menawarkan jaringan servis dan garansi resmi yang mudah diakses di pasar nasional.
Harganya? Mulai dari Rp21 jutaan per unit.
5. TVS M1-S
Rekomendasi terakhir di artikel ini adalah motor listrik dari TVS, yakni seri M1-S. Termasuk dalam jajaran motor listrik premium, Anda dapat memperoleh motor ini di harga mulai dari Rp49 jutaan per unitnya.
Ditenagai dengan motor 12,5 kW dan baterai berkapasitas 4,3 kWh, motor ini dapat mencapai kecepatan puncak pada 105 km/jam. Lengkap dengan layar TFT 7 inci, smart key, tiga mode berkendara, reverse mode, dual headlights, dan velg sporty, Anda dapat menemukannya di dealer terdekat.
Itu tadi 5 motor listrik dengan fitur reverse gear yang bisa dibagikan di artikel ini, semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet