- Jajaran Produk Elektrifikasi Wuling Indonesia
- Edukasi Jadi Strategi Wuling Agar Produk Elektrifikasi Bisa Diterima di Indonesia
- Wuling Bangun Kepercayaan Publik Terhadap Kendaraan Elektrifikasi
Suara.com - Wuling Motors (Wuling) jadi salah satu pabrikan otomotif yang terus mengadirkan jajaran produk elektrifikasi sejak 2022.
Jajaran produk elektrifikasi Wuling pun semakin lengkap, mulai dari Hybrid, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sampai full listrik (EV).
Meski demikian, pabrikan otomotif asal Tiongkok ini mengakui bahwa menjual kendaraan elektrifikasi di Indonesia tidaklah mudah. Pasalnya merupakan teknologi baru dan membutuhkan edukasi yang cukup panjang.
"Untuk mengedukasi mengenai EV kita tetap jalan. Dari tahun 2022 sampai sekarang kita masih tetap berjalan, karena sebuah inovasi baru itu nggak bisa semudah membalikkan telapak tangan. Nggak bisa launching set langsung bisa," ujar Brian Gomgom, Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, di Gulimanuk, Bali, Rabu (19 November 2025).
Lanjut Gomgom, pengalaman Wuling dalam memasarkan EV sejak 2022 membuat perusahaan memahami pentingnya sosialisasi jangka panjang. Prinsip tersebut kini diterapkan pula pada Darion PHEV sebagai produk baru.
Dengan demikian, edukasi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik karena sebagian konsumen masih membutuhkan pemahaman mengenai cara kerja, efisiensi, serta perbedaan antara EV dan PHEV.
"Melihat pengalaman di EV, kita akan samakan juga nih yang PHEV. Edukasi, sosialisasi, sampai mitos-mitos mengenai PHEV itu kita tetap kasih. Termasuk sharing untuk media regional," jelasnya.
Dari jajaran produk elektrifikasi yang ditawarkan di pasar Indonesia, Wuling memiliki Almaz yang mengisi segmen Hybrid.
Sedangkan di segmen PHEV, Wuling belum lama ini merilis Wuling Darion PHEV.
Baca Juga: 3 Pilihan SUV Hybrid Compact dengan Harga Terjangkau
Sedangkan di segmen kendaraan Wuling mengisi segmen tersebut dengan produk Air EV, Binguo EV, dan Cloud EV, dan Mitra EV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet