- Banyak motor terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi akhir tahun; penggunaan langsung berisiko merusak mesin.
- Langkah penting meliputi melepas busi cek ruang bakar, mengganti oli gardan motor matic, serta mengeringkan komponen pembakaran.
- Pemeriksaan sistem kelistrikan penting dilakukan, karena air memengaruhi kualitas pelumas dan memicu potensi korsleting.
Suara.com - Memasuki akhir tahun, sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan banyak motor terendam banjir.
Namun penting untuk diketahui, motor yang terendam banjir tidak bisa ditangani sembarangan. Jika langsung digunakan tanpa pengecekan menyeluruh, risiko kerusakan serius pada mesin hingga sistem kelistrikan bisa meningkat.
Oleh karena itu, berikut empat langkah perawatan motor setelah terendam banjir yang dikutip dari laman resmi Pertamina Lubricants:
Pertama, melepas busi dan memeriksa ruang bakar untuk memastikan tidak ada air yang masih tersisa di dalam mesin. Keberadaan air di ruang bakar berpotensi merusak komponen internal bila mesin dipaksakan menyala.
Kedua, khusus untuk pengguna motor matic, pemilik kendaraan disarankan mengganti oli gear apabila sudah terindikasi tercampur air. Hal ini penting untuk menjaga kinerja transmisi tetap optimal.
Ketiga, mengeringkan filter udara dan knalpot secara menyeluruh karena kedua komponen ini berperan langsung dalam proses pembakaran. Jika masih dalam kondisi lembab maka performa mesin bisa terganggu.
Keempat, lakukan pemeriksaan pada seluruh sistem kelistrikan guna mencegah potensi korsleting akibat sisa air yang masih menempel pada komponen elektronik motor.
Sebagai informasi, air yang masuk ke dalam mesin juga dapat berdampak besar pada kualitas pelumas. Oli yang tercampur air akan kehilangan kemampuannya dalam melindungi komponen mesin dari gesekan. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko mempercepat keausan, menurunkan performa mesin, hingga memicu korosi.
Secara visual, oli yang sudah tercampur air umumnya akan berubah warna menjadi kecokelatan. Dalam kondisi seperti ini, oli perlu segera dikuras dan diganti untuk mencegah kerusakan lanjutan.
Baca Juga: 5 Aksesori Honda BeAT Paling Murah, Mudah Dipasang Bikin Makin Keren dan Nyaman
Selain itu, pemilik kendaraan juga diimbau untuk tidak langsung menyalakan mesin setelah motor terendam banjir agar kerusakan tidak semakin parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online
-
6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat
-
Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor
-
Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda
-
Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall
-
Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM
-
Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap
-
Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya
-
Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor
-
Sukses Jualan EV, BYD Kini Kembangkan Robot Humanoid