Suara.com - Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera akhir-akhir ini bukan hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga membuat banyak mobil terendam air hingga penuh lumpur.
Kondisi ini membuat banyak pemilik kendaraan mulai khawatir soal biaya perbaikan mobil, karena kerusakannya tidak selalu terlihat dari luar. Lantas, berapa biaya perbaikan mobil terendam banjir?
Mobil yang terendam banjir, terutama hingga masuk ke kabin atau merendam mesin, berpotensi mengalami kerusakan pada interior, sistem kelistrikan, hingga komponen penting seperti ECU.
Untuk memahami seberapa besar biaya yang mungkin harus dikeluarkan, penting untuk mengetahui jenis kerusakan yang umum terjadi pada mobil setelah banjir.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini estimasi biaya yang harus dikeluarkan pemilik untuk biaya perbaikan mobil setelah terendam banjir.
Estimasi Biaya Perbaikan Mobil Terendam Banjir
Biaya perbaikan mobil yang terkena banjir sangat bervariasi, tergantung seberapa tinggi air merendam mobil dan komponen apa saja yang rusak.
Untuk kerusakan ringan seperti air hanya mengenai bagian bawah mobil, biaya bisa dimulai dari sekitar Rp1,8 juta hingga Rp10 juta.
Biasanya kerusakan di level ini hanya terjadi pada bagian pengereman yang menjadi seret atau lengket akibat lumpur.
Jika air sudah masuk ke dalam kabin dan merendam karpet dasar, biayanya bisa meningkat drastis. Di bawah karpet terdapat jaringan kabel dan modul elektronik seperti ECU yang sangat sensitif terhadap air.
Baca Juga: 6 Mobil Bekas Matic Murah: Irit BBM, Cocok untuk Kerja Harian, Mulai Rp60 Jutaan!
Untuk kasus sedang, seperti air mencapai kaca pintu penumpang, biaya bisa mulai dari Rp4 jutaan. Sementara jika air sudah mencapai plafon, biaya bisa berada pada kisaran Rp5 juta ke atas hanya untuk bagian interior saja.
Kerusakan terparah terjadi saat air masuk ke mesin atau sistem kelistrikan utama. Komponen seperti ECU, TCM, modul sensor, hingga generator compressor dapat rusak total dan harus diganti.
Kepala Bengkel Resmi Toyota, I Wayan Sudarsana, mengatakan biaya perbaikan mobil yang terendam banjir tergantung pada tingkat kerusakan. Tingkat kerusakan ini ditentukan dari seberapa tinggi air yang merendam mobil tersebut.
Apabila air yang merendam tinggi sampai plafon mobil, maka kerusakan diperkirakan berat. Biaya yang dihabiskan bisa lebih dari Rp100 jutaan.
Estimasi biaya perbaikan tersebut bisa lebih tinggi jika mobil tersebut merupakan mobil moderen yang menggunakan teknologi terbaru. Proses perbaikan akan memakan biaya lebih besar karena tingkat kerumitan yang tinggi.
Kesalahan Umum Pemilik Mobil Setelah Banjir
Banyak pemilik mobil yang tanpa sadar justru memperparah kerusakan setelah banjir surut, antara lain:
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda