Suara.com - Harga Honda Prelude dan spesifikasinya kini menjadi topik hangat di kalangan pecinta mobil sport Indonesia.
Setelah kembali dihadirkan sebagai coupe hybrid modern, model legendaris ini langsung menarik perhatian karena desainnya yang futuristik dan teknologi canggih yang dibawanya.
Meski belum dirilis resmi oleh Honda Prospect Motor, ternyata Honda Prelude sudah bisa dibeli melalui Importir Umum.
Lantas, sebenarnya berapa harga Honda Prelude, seperti apa spesifikasinya, dan bagaimana cara pemesanannya? Berikut informasi lengkapnya.
Harga Honda Prelude di Indonesia
Mengutip dari berbagai sumber, Honda Prelude generasi terbaru hadir di Indonesia melalui Importir Umum (IU) dengan harga Rp1,6 miliar hingga Rp1,8 miliar.
Salah satu importir yang sudah menjualnya adalah Ivan's Motor, yang saat ini menawarkan satu unit Prelude dengan harga Rp1,65 miliar OTR Jakarta.
Harga tersebut memang tergolong premium, namun cukup wajar jika melihat posisi Prelude sebagai coupe sport hybrid dengan teknologi terbaru Honda.
Spesifikasi Honda Prelude
Honda Prelude generasi keenam hadir dengan teknologi hybrid terbaru Honda, yaitu sistem seri-paralel (power-split hybrid).
Mobil ini ditenagai mesin 1.933 cc 4-silinder yang menghasilkan 141 dk, dipadukan dengan dua motor listrik bertenaga 184 dk. Total tenaganya mencapai sekitar 203 dk, yang cukup untuk memberikan akselerasi responsif khas mobil sport.
Baca Juga: 4 Fakta Mobil Bekas BYD Sealion 7: Kini Harganya Berapa? Biaya Isi Daya dan Pajaknya Murah, lho!
Tidak hanya bertenaga, mobil ini juga dilengkapi berbagai fitur berkendara modern seperti S+ Shift, yang menciptakan sensasi perpindahan gigi virtual layaknya mobil bensin.
Ada juga Active Sound Control yang menghadirkan suara mesin sesuai putaran, memberi pengalaman menyetir yang lebih seru.
Untuk suspensi, Honda dibekali Adaptive Damper System, suspensi depan Dual-Axis Strut, rem Brembo, hingga tuning khusus yang membuat mobil ini stabil saat kecepatan tinggi.
Di bagian interior, Prelude menawarkan perpaduan kenyamanan dan teknologi. Layar sentuh 9 inci dengan Google built-in memudahkan akses ke Google Maps, Google Play, dan Google Assistant.
Selain itu, panel instrumen digital, setir D-shaped, paddle shift metal, hingga audio premium Bose membuat kabin terasa modern dan mewah.
Tak ketinggalan, ruang bagasinya juga praktis berkat kursi belakang lipat 60/40 dan bagasi model liftback.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda