Suara.com - Di antara banyaknya motor legendaris di Indonesia, Honda Win 100 menjadi salah satu nama yang paling melekat di ingatan masyarakat. Diproduksi mulai 1984 hingga 2005, Win 100 bukan hanya motor pekerja keras, tetapi juga ikon budaya. Kepopulerannya makin naik ketika digunakan sebagai kendaraan Si Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan, menjadikan motor ini semakin dikenal lintas generasi.
Motor Win 100 juga memiliki kelekatan sebagai motor perangkat desa atau polisi. Di era tahun 80-an hingga 90-an, banyak pejabat desa yang menggunakan motor ini. Polisi juga mengendarai motor Win 100 saat berpatroli. Kita bisa melihat itu di film-film Warkop versi Dono, Kasino, dan Indro.
Motor Win 100 sampai sekarang masih dicari oleh penggemar motor klasik. Alasannya karena berbeda dari motor sport batangan pada masanya yang identik dengan performa tinggi namun boros, Honda Win justru mengambil arah yang berbeda.
Win 100 dirancang sebagai motor batangan serba guna, tidak untuk kebut-kebutan, tetapi tangguh, irit, dan mampu dipakai di segala medan. Dengan kata lain, Honda Win adalah “anti-mainstream” untuk kelas motor sport pada era ’80 dan ’90-an.
Honda Win diproduksi oleh PT Federal Motor di Indonesia selama lebih dari dua dekade. Generasi awal (1984–1989) sebenarnya belum memakai nama "Win 100", meski sudah dibekali mesin 100 cc. Model ini punya ciri khas blok mesin berwarna hitam, yang kini menjadi incaran kolektor.
Memasuki periode 1990–2000, barulah nama Honda Win 100 disematkan. Pada fase ini, blok mesin berubah menjadi warna silver.
Lalu pada generasi terakhir tahun 2000–2005, Honda memberikan penyegaran berupa desain spakbor baru, finishing yang lebih rapi, serta material pelindung rantai yang berganti dari besi ke plastik.
Harga bekas dari tahun ke tahun pun sering berbeda cukup signifikan karena setiap generasi punya penggemarnya sendiri. Sebelum bicara soal harga, kita bicarakan dulu spesifikasinya.
Spesifikasi Honda Win 100
Baca Juga: Harga Nyaris Sama dengan Beat Seken: Segini Banderol Yamaha NMax Bekas plus Konsumsi BBM
Meski tampak sederhana, spesifikasi Win 100 sangat fungsional dan tahan banting. Inilah dapur pacu yang membuat motor ini dicintai hingga sekarang:
- Mesin: SOHC 4-tak, 1 silinder, 97,1 cc.
- Tenaga Maksimum: 10,8 HP pada 8.000 rpm.
- Torsi Maksimum: 7,5 Nm pada 5.500 rpm.
- Sistem Pengabutan: Karburator.
- Transmisi: Manual 4 percepatan.
- Posisi Mesin: Horizontal dengan kemiringan 80 derajat.
- Tangki Bahan Bakar: 8 liter
Tenaga mesin Win 100 memang tidak besar, namun karakter mesinnya dibuat untuk bertahan lama, responsif di putaran bawah, dan sangat irit. Cocok untuk pekerjaan harian, mengangkut barang, hingga medan pedesaan.
Perlu diketahui, Honda Win hadir dalam dua varian berbeda, Win 100 Standar memiliki ciri khas velg depan dan belakang ukuran 17 inci, spakbor model batangan klasik. Varian ini cocok untuk penggunaan harian dan jarak jauh.
Varian kedua yaitu Win 100 Semi Trail. Varian ini punya ciri khas berupa velg 18 inci di depan dan 17 inci di belakang, spakbor depan model tinggi seperti motor trail. Motor yang ini cocok untuk jalanan tidak rata, pedesaan, dan medan berat. Perbedaan ini membuat Win 100 memiliki fleksibilitas dalam pemakaian, baik di kota maupun di area off-road ringan.
Fitur Motor Win 100
Salah satu yang membuat Honda Win demikian legendaris adalah desainnya yang ringkas, kurus, namun gagah. Lampu depan kotak, tangki memanjang, serta ukuran ban besar memberi kesan motor pekerja keras yang siap diberi tugas apa pun.
Berita Terkait
-
Harga Nyaris Sama dengan Beat Seken: Segini Banderol Yamaha NMax Bekas plus Konsumsi BBM
-
5 Juta Dapat Motor Bekas Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik yang Masih Layak Dibeli
-
Kini Nempel Scoopy Baru: Berapa Harga Motor Bekas Yamaha Grand Filano?
-
Turun 10 Jutaan, Motor Honda ADV 160 Bekas Harga Berapa?
-
Yang Penting Jalan dan Nggak Ngambekan: Ini 7 Motor Bekas 3 Jutaan Buat Kendaraan Harian
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki
-
Apa Keunggulan Suzuki Burgman 15 Dibanding PCX dan NMAX?
-
3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV
-
Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
-
Beda Posisi Riding Anti Pegal dan Selisih Rp2 Jutaan, Mending Pinang Vario 125 Street atau Standar?
-
Rincian Harga Motor Matik Premium Honda Mei 2026: Vario Termurah hingga ADV Kasta Tertinggi
-
Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?
-
Seberapa Kompetitif Suzuki Burgman 15 untuk Ladeni PCX dan Nmax? Begini Komparasinya
-
Spesialis Jalan Jelek: X-Ride vs BeAT Street vs NEX Crossover Mending Mana?
-
Nongol di Dealer, Honda Punya Penantang Yamaha X-Ride: Segini Harganya