Perawatannya praktis. Interval servis panjang, jarang rewel, dan komponen fast moving seperti kampas rem, oli, dan filter mudah didapat. Bobotnya ringan, rangka underbone kokoh, serta bagasi besar membuatnya nyaman untuk aktivitas harian.
4. Yamaha Jupiter Z1
Dijuluki “Rajanya Motor Bebek 4-Tak”, Jupiter Z1 masih digemari hingga kini. Mesin 115 cc SOHC berpendingin udara menawarkan tenaga lebih besar dibanding rivalnya, namun tetap irit bahan bakar.
Perawatan Jupiter Z1 tergolong minim. Sistem injeksi dan forged piston membuat mesin awet untuk pemakaian jangka panjang. Suku cadang melimpah, dari kampung hingga kota besar. Cocok bagi pengguna di daerah pegunungan maupun perkotaan yang membutuhkan motor kuat dan tahan banting.
5. Honda Revo
Honda Revo adalah definisi motor harian sederhana dan ekonomis. Mesin 110 cc SOHC dengan teknologi PGM-FI terkenal irit dan jarang bermasalah. Banyak digunakan sebagai motor niaga karena daya tahannya.
Biaya perawatan sangat terjangkau. Ganti oli rutin dan servis ringan sudah cukup menjaga performanya. Bengkel kecil pun paham betul karakter mesin Revo. Cocok untuk Anda yang mengutamakan fungsi dibanding tampilan.
6. Honda Supra X 125 FI
Sebagai motor bebek legendaris, Supra X 125 FI dikenal irit, responsif, dan awet. Mesin 125 cc SOHC PGM-FI mampu menempuh jarak jauh dengan konsumsi BBM yang efisien.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Bekas Klasik yang Lagi Naik Daun di Kalangan Kolektor Muda
Perawatan Supra X 125 FI relatif mudah. Sistem injeksinya stabil dan jarang bermasalah jika rutin servis. Suku cadang melimpah dan harga jual bekasnya masih kuat, menjadikannya pilihan aman untuk motor harian jangka panjang.
7. Honda CB150 Verza
Bagi pencinta motor bergaya lawas tapi ingin mesin lebih besar, CB150 Verza layak dipertimbangkan. Naked bike ini tampil sederhana dengan lampu bulat dan bodi minim fairing, mengingatkan pada motor klasik.
Mesin 150 cc SOHC berpendingin udara mudah dirawat dan cukup irit. Minim fitur berarti minim potensi kerusakan. Perawatan fokus pada servis rutin, ganti oli, dan pengecekan rem. Bobot ringan dan posisi duduk ramah membuatnya nyaman untuk harian.
Demikian itu motor tua murah yang mudah perawatan untuk mobilitas harian. Motor berkarakter lawas masih sangat relevan untuk penggunaan harian. Selain harga terjangkau, penampilan vintagenya kadang justru menarik perhatian.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park
-
Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!
-
GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru
-
KPK Sita Mobil Pajero Sport yang Dipakai Istri Kedua Suhardiman Amby
-
5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
-
Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?
-
WhatsApp Hadirkan Panggilan Langsung di Browser, Meta Perluas Inovasi Komunikasi Tanpa Aplikasi
-
Dukung Lingkungan Bersih, BRI Serahkan Bantuan Truk Sampah ke Kodam IX/Udayana
-
BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja