5. IRC
Rekomendasi terakhir adalah ban tubeless IRC dengan ukuran depan 80/90-14 dan belakang 90/90-14 yang sesuai untuk Honda Vario 125 eSP K2V maupun Vario 150 eSP K59J.
Ban IRC dikenal awet dan mampu memberikan kestabilan yang baik saat digunakan di jalanan perkotaan. Dengan harga mulai dari Rp318 ribu, ban ini menjadi pilihan yang cukup terjangkau namun tetap andal.
Bobot ban yang seimbang serta daya cengkeram yang optimal membuat motor tetap nyaman dikendarai, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas padat dan stop-and-go.
Cara Merawat Ban Motor agar Lebih Awet dan Tidak Cepat Gundul
Setelah mengetahui beberapa rekomendasi ban, penting juga untuk memahami cara perawatannya agar usia pakai ban lebih panjang. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan.
1. Rutin Memeriksa Tekanan Angin
Tekanan angin yang terlalu rendah dapat memperlebar bidang kontak ban dengan aspal, sehingga gesekan meningkat dan ban lebih cepat aus.
Sebaliknya, tekanan angin yang berlebihan justru mengurangi daya cengkeram dan dapat mempengaruhi kestabilan motor. Oleh karena itu, pastikan tekanan angin selalu sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan bisa dilakukan minimal seminggu sekali atau sebelum perjalanan jauh.
2. Perhatikan Kondisi Pentil dan Kerapatan Ban
Pentil ban yang bocor atau longgar dapat menyebabkan tekanan angin berkurang secara perlahan. Pastikan lubang angin dalam kondisi baik dan segera ganti jika ditemukan kerusakan.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Ban Tubeless Honda BeAT yang Cocok di Segala Medan
Selain itu, kerapatan ban juga perlu dicek. Ban yang tidak terpasang dengan sempurna berisiko mengganggu keseimbangan dan stabilitas motor, sehingga membahayakan keselamatan saat berkendara.
3. Bersihkan Ban Secara Berkala
Kotoran, debu, pasir, hingga sisa bahan kimia yang menempel pada ban dapat mempercepat proses keausan.
Untuk itu, biasakan membersihkan ban setelah melewati jalanan yang kotor atau berdebu. Gunakan air bersih dan sabun khusus pembersih ban agar hasilnya lebih maksimal.
4. Hindari Membawa Beban Berlebih
Membawa muatan melebihi kapasitas yang dianjurkan tidak hanya mempercepat keausan ban, tetapi juga mempengaruhi keseimbangan motor secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?
-
5 Rekomendasi Motor Matic yang Enak Buat Touring dan Irit Bahan Bakar
-
5 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Listrik, Apa Bedanya Lis Biru pada Pelat Putih dan Hijau?
-
5 Mobil Keluarga Kecil dengan Harga Rp100 Jutaan, Cocok buat Keluarga Baru
-
Kawasaki ZX-25R Wajib Waspada? Penantang Baru Hadir dengan Fitur 'Sultan'
-
Sempat Laris, Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Kini Hilang Pamor, Publik Tak Lagi FOMO?
-
Bagaimana Cara Menghindari Pajak Progresif Setelah Menjual Kendaraan?