- Suzuki Fronx mendapat rating bintang satu di ANCAP Australia akibat kegagalan fungsi sabuk pengaman belakang.
- Unit di Australia ditarik kembali (recall) dan pemilik diminta tidak menggunakan kursi baris kedua sementara waktu.
- Berbanding terbalik, Suzuki Fronx justru meraih predikat sangat aman (bintang 5) dalam uji tabrak ASEAN NCAP.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari benua tetangga, di mana SUV kompak andalan Suzuki harus menelan pil pahit terkait standar keselamatan.
Bagi Anda pemilik atau peminat Suzuki Fronx, informasi krusial ini wajib disimak karena menyangkut keselamatan penumpang belakang.
Reputasi SUV terbaru ini sedang diuji setelah hasil tes tabrak di Australia menunjukkan nilai yang sangat mengecewakan.
Suzuki Fronx secara tak terduga hanya meraih bintang satu dalam uji tabrak yang dilakukan oleh Australia New Car Assessment Program (ANCAP).
Kegagalan fatal pada komponen keselamatan vital menjadi penyebab utama jebloknya nilai mobil ini di mata penguji Australia.
Kronologi Kegagalan Sabuk Pengaman
Masalah utama terungkap saat media lokal Australia, Drive, melaporkan adanya malfungsi serius pada sabuk pengaman kursi belakang.
Dalam simulasi kecelakaan, mekanisme penahan tubuh penumpang ini tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Kegagalan ini menyebabkan boneka uji (dummy) yang duduk di belakang terlempar dan membentur kursi penumpang depan dengan keras.
Baca Juga: 7 Mobil Bekas Murah Gagah Sekelas Toyota Land Cruiser, SUV Jagoan Suspensi Empuk
Pihak ANCAP memberikan pernyataan tegas mengenai insiden teknis yang berbahaya ini.
"Selama uji tabrakan frontal penuh, penarik sabuk pengaman penumpang belakang Suzuki Fronx gagal, mengakibatkan pelepasan sabuk pengaman yang tidak terkendali di mana boneka uji tabrakan (yang duduk di kursi) belakang menjadi tidak terkendali, sehingga dapat menabrak bagian belakang kursi depan," tulis ANCAP dalam rilis resminya.
Dampak dari kegagalan ini sangat mengerikan, terutama bagi penumpang anak-anak.
Data pengujian menunjukkan beban berlebihan pada area dada penumpang belakang saat terjadi benturan frontal.
Bahkan, perlindungan untuk penumpang anak usia 6 hingga 10 tahun mendapat nilai nol poin akibat akselerasi kepala yang tinggi dan ketegangan leher yang ekstrem.
Respons Cepat: Recall dan Stop Penjualan
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Motor Bekas Tangguh di Bawah Rp10 Juta untuk Perantau yang Mau Cari Kerja di Jakarta
-
Lebih dari 2 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Pada Arus Balik Mudik Lebaran 2026
-
Arai Agaska Siap Hadapi Debut Seri Perdana World Sportbike 2026 di Sirkuit Portimao Portugal
-
Isuzu D-Max EV Meluncur Tanpa Mesin Diesel dengan Banderol Rp 800 Jutaan
-
Honda Siapkan Motor Sport 400cc Terbaru dengan Teknologi E-Clutch yang Bikin Penasaran
-
Lebih Murah dari Honda BeAT? Segini Harga Motor Listrik Indomobil e-Motor Maret 2026
-
Berapa Harga Motor Listrik United? Mulai 5 Juta, Jarak Tempuh Lintas Kecamatan hingga Antar Provinsi
-
Daftar Harga Motor Polytron 2026: Pekerja Kantor Bagus Beli Fox-S atau Fox-R?
-
Mumpung Belum Terlambat: Apakah Mobil Wajib Dilaporkan ke Coretax?
-
Kebiasaan Sepele Pemilik Kendaraan yang Bisa Bikin Harga Jual Mobil Bekas Jadi Murah