- Jenis mesin: 2.0L 4G63 SOHC 16 valve
- Kapasitas: 2.000 cc
- BBM: Bensin
- Performa: 114 HP / 165 Nm
- Transmisi: Otomatis 4 percepatan
- Fitur tambahan/fitur keamanan: Fog lamp, head unit, sabuk pengaman standar
Harga bekas: Rp48.000.000 - Rp55.000.000
Suzuki Escudo
Suzuki Escudo generasi pertama merupakan pilihan yang sangat rasional karena memang dirancang untuk medan berat.
Mobil ini memiliki keunggulan pada rasio gigi rendah yang sangat mendukung kemampuan mendaki, bahkan untuk varian transmisi otomatisnya sekalipun.
Torsi yang dihasilkan terasa padat dan tidak mudah drop, sehingga sangat membantu saat melewati jalanan berliku di area pegunungan.
Spesifikasi
- Jenis mesin: 1.6L G16A SOHC
- Kapasitas: 1.600 cc
- BBM: Bensin
- Performa: 95 HP / 133 Nm
- Transmisi: Otomatis 4 percepatan
- Fitur tambahan/fitur keamanan: Power steering, ban cadangan konde, suspensi independen
Harga bekas: Rp45.000.000 - Rp55.000.000
Honda City Type Z (VTEC)
Meskipun berwujud sedan, Honda City Type Z dengan teknologi VTEC memiliki performa mesin yang sangat agresif di kelasnya.
Keunggulan utamanya terletak pada pengaturan katup variabel yang memungkinkan mesin tetap bernapas lega dan menghasilkan torsi optimal di berbagai rentang putaran mesin.
Transmisi matiknya dikenal cukup cerdas dalam memindahkan gigi sesuai kebutuhan beban jalan, sehingga pengemudi tidak akan kesulitan saat harus menyalip atau menanjak di jalur lintas kota.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Matic Irit BBM di Bawah Rp 100 Juta, Cocok untuk Keluarga
Spesifikasi
- Jenis mesin: 1.5L VTEC 4 silinder
- Kapasitas: 1.500 cc
- BBM: Bensin
- Performa: 115 HP / 139 Nm
- Transmisi: Otomatis 4 percepatan
- Fitur tambahan/fitur keamanan: Rem cakram, panel instrumen lengkap, AC dingin
Harga bekas: Rp45.000.000 - Rp53.000.000
Toyota Soluna
Toyota Soluna tetap menjadi idola di pasar mobil bekas karena durabilitas mesinnya yang sangat tinggi dan perawatannya yang sangat murah.
Mesin seri 5A-FE yang legendaris ini memiliki karakter "bandel" dengan kurva torsi yang rata, memberikan kemudahan bagi pengemudi matik untuk menaklukkan tanjakan tanpa gejala mesin kepanasan.
Bobot kendaraan yang sangat ringan menjadi faktor kunci mengapa mobil ini tetap kuat menanjak meski kapasitas mesinnya hanya 1.5 liter.
Transmisi otomatisnya yang konvensional sangat tahan banting dan minim biaya perbaikan, menjadikannya pilihan aman untuk anggaran terbatas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih