Suara.com - Simak beberapa tips membersihkan lumpur oli di kolong motor berikut ini. Anda tidak disarankan membersihkannya secara sembarangan.
Buat Anda yang suka bepergian menggunakan motor, maka Anda akan mengalami satu masalah yang cukup mengganggu.
Masalah yang dimaksud adalah adanya oli di kolong motor Anda. Oli ini sebenarnya tidak mengganggu, namun tentu membuat tampilan motor jadi kotor.
Tenang saja, di bawah ini Suara.com telah merangkum tips membersihkan oli di kolong motor Anda dengan aman.
Tips Membersihkan Oli di Kolong Motor
1. Pastikan Mesin dalam Kondisi Dingin
Langkah pertama yang wajib diperhatikan adalah memastikan mesin dalam kondisi dingin.
Jangan pernah membersihkan bagian bawah motor saat mesin masih panas karena berisiko menyebabkan luka bakar dan dapat merusak beberapa komponen akibat perubahan suhu mendadak.
Setelah motor didiamkan beberapa saat dan benar-benar dingin, barulah proses pembersihan bisa dimulai dengan aman.
Baca Juga: 5 Sepeda Listrik di Bawah Rp3 Jutaan, Lampu Terang Klakson Keras Cocok Buat Ibu-Ibu
2. Gunakan Cairan Pembersih Khusus
Selanjutnya, gunakan cairan pembersih khusus sepeda motor, seperti engine degreaser. Cairan ini dirancang untuk meluruhkan noda oli dan lemak membandel tanpa merusak material mesin.
Semprotkan engine degreaser secara merata pada bagian bawah motor yang terkena oli, terutama di area sekitar mesin, kolong, dan rangka bawah.
Biarkan cairan tersebut meresap selama beberapa menit agar kotoran lebih mudah terangkat.
3. Gosok Area yang Kotor
Setelah itu, gosok area yang sudah disemprot menggunakan sikat berbulu lembut.
Untuk bagian yang sulit dijangkau, seperti celah-celah sempit atau sudut mesin, Anda bisa memanfaatkan sikat gigi bekas.
Gosok perlahan namun menyeluruh agar oli benar-benar terangkat tanpa merusak permukaan komponen. Hindari penggunaan sikat kawat atau benda kasar karena dapat menggores dan merusak lapisan pelindung mesin.
4. Basuh Perlahan
Jika noda oli sudah terangkat, bilas bagian bawah motor menggunakan air bersih dengan semprotan selang yang lembut.
Pastikan tekanan air tidak terlalu tinggi, terutama di area sensitif seperti soket kelistrikan, sensor, atau sambungan kabel.
Tekanan air yang terlalu kuat berisiko membuat air masuk ke komponen penting dan menimbulkan masalah baru.
5. Keringkan
Tahap terakhir adalah pengeringan. Gunakan handuk mikrofiber untuk mengeringkan seluruh bagian bawah motor secara menyeluruh.
Selain membantu mencegah karat, proses pengeringan ini juga berguna untuk melihat apakah masih ada sisa oli atau justru muncul tetesan baru.
Tips Bermanfaat Lainnya yang Mungkin Akan Berguna
1. Gunakan kain mikrofiber
Kain mikrofiber lembut pada permukaan dan sangat baik dalam menjebak kotoran tanpa menggores cat atau krom.
Gunakan alat ini untuk mencuci dan mengeringkan sepeda Anda agar hasilnya bersih tanpa meninggalkan bekas.
2. Cucilah sepeda motor Anda di tempat teduh.
Mencuci sepeda motor di bawah sinar matahari langsung dapat menyebabkan air dan produk pembersih menguap dengan cepat, meninggalkan residu atau noda air pada permukaan seperti cat, krom, dan plastik.
Carilah tempat teduh untuk bekerja atau pilih waktu yang lebih sejuk untuk menghindari sinar matahari langsung.
3. Cuci secara bertahap.
Bersihkan sepeda motor satu bagian demi satu bagian, mulai dari atas dan terus ke bawah untuk mencegah kotoran menetes ke area yang bersih.
Metode ini membantu mencegah kotoran dan sabun menetes ke area yang sudah dibersihkan, sehingga proses pembilasan menjadi lebih efisien dan efektif.
4. Gunakan Dua Ember Air yang Berbeda
Gunakan metode mencuci dengan dua ember. Satu ember berisi campuran pembersih Anda, sedangkan ember lainnya diisi dengan air bersih untuk membilas kain atau spons Anda.
Hal ini membantu mencegah kotoran kembali menempel pada sepeda motor, sehingga memastikan pencucian yang lebih bersih.
Itulah beberapa tips membersihkan oli di kolong motor Anda dengan aman. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
5 Sepeda Listrik di Bawah Rp3 Jutaan, Lampu Terang Klakson Keras Cocok Buat Ibu-Ibu
-
Mending Yamaha Fino atau Honda Scoopy? Ini Perbedaan Harganya
-
5 Motor Matic Ala Italia yang Cocok Buat Cowok Maupun Cewek
-
5 Rekomendasi Motor Matic Bekas Andal untuk Pulang Pergi Kantor, Irit Dipakai Harian
-
Motor Matic vs Bebek: Mana yang Lebih Hemat untuk Pemakaian Jangka Panjang?
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Sepeda Listrik Yadea OVA Bisa Langsung Dibawa Pulang Lewat Kompetisi Dance Terbaru
-
3 Rekomendasi City Car Suzuki yang Irit BBM dan Bandel untuk Harian
-
5 Mobil MPV 7 Seater Bekas di Bawah Rp100 Juta, Kabin Luas, Aman dan Nyaman
-
Harga Beda Tipis dari Veloz, Tengok Banderol Lengkap Mobil Polytron
-
Mobil Buatan Indonesia Jadi Primadona di Venezuela, Ini Dia 2 Mereknya
-
Destinator Termurah Terbaru Dijual Berapaan? Simak Daftar Harga Mobil Mitsubishi 2026
-
5 Mobil Hatchback Bekas Irit BBM dan Pajak Murah, Cocok untuk Mahasiswa Aktif
-
Kenapa Harga Motor Baru Makin Di Luar Nalar? Simak 4 Faktanya
-
Beli Xpander 2022 Bekas? Cek Konsumsi BBM Irit, Spek dan Pajak Lengkap!
-
Mitsubishi Triton Hadir Dengan Wajah Baru yang Lebih Agresif