Otomotif / Mobil
Selasa, 20 Januari 2026 | 13:45 WIB
Perbedaan Rush dan Terios. (Gemini AI)

Suara.com - Toyota Rush dan Daihatsu Terios merupakan SUV kembar yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bagi penggunanya.

Maka tidak heran jika permintaan selalu melejit di pasaran mobil bekas maupun baru.

Meskipun terlihat serupa, Rush dan Terios mempunyai beberapa perbedaan mulai dari spesifikasi, desain, fitur, harga.

Sebelum membeli perlu untuk memahami segalanya serta sesuaikan dengan kebutuhan maupun anggarannya.

Sehingga Anda bisa memiliki SUV keluarga maupun harian yang sesuai preferensi, mampu memberikan nilai lebih bagi pengendara maupun penumpang.

Supaya lebih jelas lagi berikut perbedaan Rush dan Terios bisa jadi bahan pertimbangan sebelum membeli.

Karakteristik Umum Mobil Toyota Rush

Toyota Rush termasuk tipe SUV yang mampu menampung 7 orang, cocok untuk menemani berbagai kondisi. Contohnya seperti mobilitas harian, perjalanan jauh bersama keluarga, menghadapi berbagai situasi jalan.

Sekarang tersedia empat varian Rush dengan pilihan transmisi manual maupun otomatis. Versi manual terdiri dari 1.5 G M/T dan 1.5 S M/T GR Sport, sedangkan tipe otomatis ada 1.5 G A/T serta 1.5 S A/T GR Sport.

Baca Juga: Daihatsu Luxio vs Xenia Terbaru Mending Mana? Simak Konsumsi BBM, Pajak dan Harganya

Rush mempunyai dimensi panjang 4435 mm, lebar 1695 mm, tinggi 1705 mm, jarak sumbu roda 2685 mm. Berkat ground clearance 220mm, sangat mendukung untuk melibas berbagai situasi jalan.

Karakteristik Mobil Daihatsu Terios

Daihatsu Terios sudah muncul di Indonesia mulai generasi pertama tahun 2006, yang mempunyai mesin kapasitas 1496 cc menggunakan kode 2NR-VE.

Mesin tersebut mampu memberikan daya atau tenaga puncak 102,5 HP dan torsi maksimal mencapai 136,3 Nm.

Adapun yang sekarang beredar merupakan generasi kedua sudah rilis tahun 2018. Ada perbedaan mendasar terlihat mencolok pada gen awal yaitu berkaitan dengan desain bodi halus, mengalir mulai sisi depan hingga belakang.

Model gen kedua tidak mempunyai ban serep yang terletak pada pintu bagasi, sehingga lebih terlihat modern.

Perbedaan Mendasar Rush dan Terios

Dua brand mobil SUV tersebut punya kesamaan dalam mesin dan sasis, tapi tetap menyimpan perbedaan mendasar sebagai pertimbangan customer.

Varian

Daihatsu Terios lebih memberikan kesempatan bagi customer untuk menentukan pilihan terbaik dan paling tepat. Karena pihak produsen menawarkan beraneka ragam varian seperti X MT E4, X MT Deluxe E4, X AT Deluxe E4, R MT E4, R MT Deluxe E4, R AT E4, R AT Deluxe E4.

Adapun Toyota Rush menyediakan varian lebih sedikit antara lain G M/T, G A/T, S M/T TRD dan S A/T TRD. Setiap varian tersebut berbeda dalam hal jenis transmisi, fitur maupun aksesorisnya.

Spesifikasi mesin, tenaga dan torsi

Sudah bukan rahasia lagi jika Rush maupun Terios mempunyai mesin mirip satu sama lain. Keduanya pakai mesin 2NR-VE, 4 silinder segaris, 16 katup DOHC, kapasitas 1500 cc.

Spek mesin seperti itu mampu menghasilkan tenaga puncak mencapai 103 HP pada 6000 rpm dan torsi maksimal 136 Nm pada 4200 rpm.

Masih ada lagi dukungan teknologi handal pada kedua mobil tersebut berupa Dual VVT-i, yang mana mampu memberikan kemampuan handal, irit BBM dan minim getaran atau kebisingan.

Interior mobil

Ilustrasi Daihatsu Terios bekas 2010. (Mad4Wheels)

Dua mobil SUV ini terdiri dari 3 baris jok serta mampu menampung 7 orang dengan sedikit perbedaan pada sisi interiornya.

Toyota Rush mempunyai kelengkapan berupa headrest pada baris kedua yang mampu memberikan kenyamanan saat perjalanan jauh serta melindungi leher penumpang.

Sedangkan Daihatsu Terios memiliki kabin fungsional, desain sederhana dan luas.

Eksterior mobil

Desain eksterior pada Terios mempunyai aksen krom mencolok di area depan dan belakang, gril mirip Fortuner, memiliki talang air,  antena shark fin.

Kalau Rush umumnya menggunakan desain velg lebih sporty, krom, desain khas Toyota.

Fitur keselamatan

Keduanya mempunyai perbedaan fitur keselamatan yang mencolok. Rush pada varian tertinggi unggul dalam 6 SRS Airbag serta indikator sabuk pengaman bagi semua penumpang.

Kalau Terios sudah tersedia kamera 360 derajat serta sensor parkir.

Harga Toyota Rush baru dan bekas

Estimasi harga Rush baru bervariasi tergantung lokasi dan tipe, umumnya antara Rp 288,7 juta sampai 340 juta. Supaya lebih jelas berikut rincian harganya.

  • Rush 1.5 G M/T mulai Rp 303 juta.
  • Rush 1.5 G CVT harga belinya sekitar Rp 318 juta.
  • Rush 1.5 S GR Sport M/T dibanderol sekitar Rp 323 juta.
  • Rush 1.5 S GR Sport CVT harganya mulai Rp 335 juta.

Adalun harga beli per unit Rush versi bekas juga tidak kalah kompetitif. Estimasi secara umum antara Rp 90 jutaan sampai Rp 230 jutaan. Berikut rincian harganya.

  • Tahun 2009-2010 generasi awal, harga belinya sekitar Rp 90 jutaan hingga Rp 105 jutaan, tipe G/S, manual/matic.
  • Tahun 2012-2014 generasi awal, estimasi harganya Rp 115 jutaan sampai Rp 140 jutaan, tipe S/TRD.
  • Tahun 2015-2018 generasi awal atau transisi, harganya antara Rp 135 jutaan hingga Rp 250 jutaan, tipe G/TRD sportivo, manual/matic.
  • Tahun 2019-2022 generasi baru, harga belinya dibanderol antara Rp 170 jutaan sampai Rp 230 jutaan.

Harga Daihatsu Terios baru dan bekas

Ilustrasi Toyota Rush dan Daihatsu Rocky. [Dok Suara.com/AI]

Harga beli per unit Daihatsu Terios baru juga bervariasi mulai dari Rp 245 jutaan sampai Rp 320 juta, supaya lebih rinci lagi berikut penjelasan singkatnya.

  • Varian X M/T terendah, estimasi harga belinya mulai Rp 266,35 juta.
  • Varian R AT custom paling tinggi mencapai Rp 324,85 juta.

Sementara itu perkiraan harga beli Terios bekas masih terjangkau dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, secara umum nominalnya antara Rp 100 jutaan hingga Rp 250 juta.

  • Tahun 2013-2016, harga belinya sekitar Rp 100 juta sampai Rp 150 juta, model lama, X/TX adventure.
  • Tahun 2017, estimasi harganya mulai Rp 118 juta hingga Rp 179 juta, varian X/R.
  • Tahun 2018, harganya sekitar Rp 155 juta hingga Rp 175 juta.
  • Tahun 2019, nominal yang dibayarkan senilai Rp 190 juta sampai Rp 228 juta untuk varian R.
  • Tahun 2021-2022, mempunyai harga beli paling tinggi antara Rp 220 juta hingga Rp 250 juta.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More