- Honda Freed bekas lebih terjangkau, harga pasar mulai Rp110 juta hingga Rp190 jutaan.
- Toyota Sienta sedikit lebih irit BBM dengan rata-rata 15–18 km per liter.
- Total biaya operasional bulanan keduanya sangat bersaing, di kisaran Rp1,4 juta–Rp2 juta.
Suara.com - Bagi keluarga Indonesia yang membutuhkan kendaraan praktis dan juga ramah garasi sempit untuk mobilitas harian, segmen MPV pintu geser (sliding door) selalu punya tempat tersendiri. Di pasar mobil bekas, dua nama besar yang kerap dibanding-bandingkan adalah Honda Freed dan Toyota Sienta.
Keduanya menawarkan kepraktisan pintu geser yang memudahkan akses keluar masuk penumpang, terutama saat berada di area parkir yang sempit.
Namun, jika harus memilih, mana yang paling ramah di kantong mulai dari harga beli hingga biaya operasional bulanan? Berikut perbandingan rincinya.
Perbandingan Harga Bekas
Faktor pertama yang menjadi pertimbangan tentu adalah harga beli. Honda Freed bekas umumnya lebih bersahabat bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas.
Unit Honda Freed bekas biasanya dijual mulai Rp110 juta sampai Rp190 jutaan. Variasi harga ini sangat bergantung pada tahun pembuatan, kondisi fisik mobil, dan jarak tempuh yang telah dilalui.
Di sisi lain, Toyota Sienta bekas harganya cenderung lebih mahal dibanding Freed karena usianya yang relatif lebih muda.
Di pasaran, banderol Sienta bekas berada di kisaran Rp140 juta hingga Rp240 jutaan, khususnya untuk varian transmisi otomatis dengan kondisi yang masih rapi.
Kenyamanan Kabin dan Performa Mesin
Baca Juga: Lupakan Avanza! Ini Alasan Toyota Sienta Jadi MPV Paling Praktis
Kedua mobil ini dibekali mesin bensin 1.500 cc yang mumpuni untuk kebutuhan dalam kota. Karakter tenaga mesinnya memang tidak ditujukan untuk ngebut, tapi lebih fokus ke kenyamanan dan kehalusan saat dipakai harian.
Masuk ke bagian interior, Honda Freed terasa simpel dan fungsional dengan posisi duduk yang dinilai nyaman oleh banyak pengguna.
Sementara itu, Toyota Sienta unggul di fleksibilitas interior. Keunggulan Sienta semakin terasa pada varian tertentu yang sudah memakai kursi captain seat, memberikan kesan lebih mewah dan lega di baris kedua.
Adu Irit BBM dan Biaya Operasional
Dalam pemakaian sehari-hari, efisiensi bahan bakar menjadi kunci penghematan.
Honda Freed bekas rata-rata mencatat konsumsi BBM 14–16 km per liter untuk rute campuran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki