Otomotif / Motor
Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:52 WIB
Ilustrasi motor trail satu jutaan (Foto: Shopee)

MC 69 mempunyai ukuran ban ring 10 depan dan belakang, rem cakram depan dan belakang, sudah tersemat sistem pendingin udara, velg racing.

Motor mampu menempuh kecepatan maksimal 45km/jam, tetap kuat menahan beban maksimal 90 kg.

Lenka MC 69 mempunyai kelengkapan fasilitas berupa unit, tools set, botol ukur dan bahan bakar.

Harga beli per unitnya masih tergolong murah berada pada kisaran Rp 1 jutaan.

Lenka MC 26

Lenka MC 26, (Foto: Tokopedia)

Lenka MC 26 tergolong laris manis, karena harga belinya berada pada kisaran Rp 1,6 juta sampai Rp 3,5 juta, tergantung variasinya.

MC 26 termasuk motor trail mini dengan spesifikasi mesin 50 cc, 1 silinder, 2 tak, berpendingin udara, transmisi otomatis atau CVT.

Motor mampu menempuh kecepatan maksimal sekitar 45km/jam. Selain itu sistem start menggunakan pull start, menggunakan bahan bakar bensin campur dengan rasio 20:1, kapasitas tangki 2 liter.

Adapun sistem rem memakai cakram depan dan belakang, rangkanya pakai double cradle, kapasitas beban 80 kg.

Lenka 46

Lenka 46 (Foto: Shopee)

Saat Anda mencari motor trail mini harga Rp 1 jutaan, akan menemui brand Lenka 46, yang dibanderol harga Rp 1,2 juta dengan diskon tertentu.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga

Sama seperti dua model sebelumnya, Lenka 46 mengusung mesin kapasitas 50 cc, 2 tak yang mampu mencapai kecepatan maksimal 45 km/jam.

Hal spesial dari motor ini yaitu penggunaan dua knalpot yang bikin tampilan makin sporty dan gagah.

RFX 50 cc

RFX 50 cc (Foto: Lazada)

Motor trail impor untuk anak-anak ini mempunyai harga beli yang dibanderol mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta. Populer sebagai mainan offroad non surat dengan memakai mesin 4 tak, transmisi matic, tinggal gas langsung jalan.

Kelincahannya melintas medan offroad untuk pemula, khususnya anak-anak sangat gesit dan responsif dengan dukungan roda ring 10-12 inci serta kemudahan menghidupkan mesin pakai dua tipe starter berupa tarik atau elektrik

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More