- Ninja 150 RR Old (CBU) jadi varian dengan kenaikan harga bekas tertinggi di 2026.
- Konsumsi BBM rata-rata Ninja 2 tak berkisar 20-25 km/liter tergantung gaya berkendara.
- Harga bekas Ninja R dan SS relatif lebih terjangkau mulai angka Rp20 jutaan.
Suara.com - Siapa bilang era 2 tak sudah tamat? Memasuki Januari 2026, pesona "jambakan setan" dari Kawasaki Ninja 150 series justru makin menggila. Bukan lagi sekadar motor harian, motor yang identik dengan asap wangi ini sudah beralih status menjadi barang koleksi alias collector item.
Bagi Anda yang kangen suara garing knalpot atau ingin investasi hobi, Januari 2026 adalah momen krusial. Harga pasarannya kian "gelap" tergantung kondisi, namun kami telah merangkum kisaran harga wajar dan update konsumsi BBM-nya agar Anda tidak kaget saat mampir ke SPBU.
Berikut bedah tuntas harga bekas dan tingkat keiritan masing-masing varian:
1. Kawasaki Ninja 150 R
Varian ini adalah favorit anak muda pada zamannya karena bobotnya yang ringan dan handling yang lincah untuk selap-selip di kemacetan.
Tanpa fairing besar, Ninja R terlihat lebih timeless.
Meskipun 2 tak, Ninja R tergolong "moderat" di kelasnya. Dengan bobot ringan, konsumsi BBM rata-rata bermain di angka 25–28 km/liter untuk pemakaian normal.
Namun, jika Super KIPS sering terbuka, siap-siap turun ke 18 km/liter.
Harga Bekas Januari 2026:
Baca Juga: Solusi Jalan Rusak di Awal Tahun, Update Harga Motor Trail per Januari 2026
- Bahan/Modif Harian: Rp22.000.000 – Rp28.000.000
- Original Restorasi: Rp30.000.000 – Rp35.000.000
2. Kawasaki Ninja 150 RR
Ini dia kasta tertinggi yang paling diburu, terutama varian RR Old (ZX) CBU Thailand atau RR New edisi terakhir (2014-2015).
Desain full fairing-nya membuat aerodinamika lebih baik untuk top speed, namun konsekuensinya bobot lebih berat.
Karena bobot lebih berat dan karakter mesin yang meminta putaran atas, Ninja RR sedikit lebih boros dibanding tipe R.
Rata-rata konsumsi BBM ada di angka 20–23 km/liter. Sangat tidak disarankan untuk Anda yang mencari motor irit ala skutik entry level.
Harga Bekas Januari 2026:
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif