Salah satunya adalah filter udara sistem pendingin baterai. Komponen ini perlu dibersihkan secara rutin setiap enam bulan dan diganti ketika odometer mencapai sekitar 40.000 km. Selain itu, cairan pendingin radiator khusus pada sistem hybrid biasanya baru diganti ketika mobil mencapai jarak sekitar 160.000 km.
Biaya Service Mobil Hybrid vs Mobil Bensin
Dari sisi biaya nyata, perbedaan antara hybrid dan bensin tergolong tipis. Contohnya, biaya perawatan Toyota Camry Hybrid selama lima tahun berada di kisaran Rp29,7 juta. Angka ini hampir sama dengan Camry bensin yang membutuhkan sekitar Rp29,6 juta dalam periode yang sama.
Contoh lain, C-HR Hybrid memerlukan dana perawatan sekitar Rp25,9 juta selama lima tahun, sementara SUV bensin sekelasnya justru bisa mencapai Rp26,57 juta.
Jika hanya melihat biaya servis, mobil hybrid memang tidak jauh berbeda dengan mobil bensin. Namun keunggulan utama hybrid terletak pada penghematan bahan bakar. Konsumsi BBM yang lebih irit, terutama di lalu lintas padat, membuat pengeluaran harian jauh lebih rendah dibanding mobil bensin konvensional.
Dalam jangka panjang, selisih pengeluaran BBM inilah yang membuat mobil hybrid terasa lebih hemat, meskipun harga belinya lebih tinggi di awal.
Demikian itu biaya servis mobil hybrid vs mobil bensin biasa. Agar mobil hybrid tetap awet dan tidak memicu biaya besar di kemudian hari, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Pertama, lakukan pengecekan baterai secara berkala untuk memastikan suplai listrik tetap optimal. Kedua, berhati-hatilah saat mencuci ruang mesin karena komponen listrik cukup sensitif terhadap air.
Selain itu, sistem pendingin juga wajib diperhatikan. Pastikan cairan radiator selalu dalam kondisi cukup dan bersih agar kinerja baterai dan motor listrik tetap optimal.
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Termurah 2026, Solusi Irit BBM Tanpa Cas Harga Terjangkau
Jika dibandingkan secara servis rutin, biaya perawatan mobil hybrid dan mobil bensin sebenarnya hampir sama. Namun dari sisi konsumsi bahan bakar dan efisiensi jangka panjang, mobil hybrid cenderung lebih hemat.
Artinya, bagi Anda yang mengutamakan pengeluaran bulanan yang lebih rendah dan efisiensi jangka panjang, mobil hybrid layak dipertimbangkan, tanpa perlu terlalu khawatir soal biaya servis yang membengkak.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Daftar Harga Mobil MG Terbaru 2026 di Indonesia dan Spesifikasinya
-
7 Mobil Listrik yang Irit dan Minim Perawatan, Ideal untuk Jangka Panjang
-
Terpopuler: Aksi Wonderkid Indonesia di Moto3 COTA, Rekomendasi Mobil dengan Sunroof
-
Mobil MG Buatan Mana? Ini 5 Rekomendasi Termurahnya di Indonesia
-
Mobil LCGC Apa Saja? Ini Daftar Lengkap dan Harga Bekas Terbaru 2026
-
Bukti Nyali Wonderkid Indonesia, Veda Ega Tembus Posisi 4 Kualifikasi Moto3 COTA Amerika
-
Rekomendasi Mobil dengan Sunroof dan Mesin Awet 2026: Masa Pakainya Lama, Nyaman dan Stylish
-
Waspada Arus Balik Lebaran 2026: 3 Jurus Jitu Hindari Blind Spot yang Sering Bikin Pemotor Celaka
-
5 Rekomendasi Mobil Matic Kecil Paling Irit BBM, Cocok buat Macet-macetan
-
Penyebab Motor Tidak Bisa Distarter: Kenali Faktor Utama dan Cara Atasinya