- Harga mobil bekas turun drastis 10-20% di tahun pertama, namun unit masih relatif mahal karena usianya masih sangat baru.
- Periode tahun kedua hingga ketiga dianggap waktu ideal karena harga turun 25-35% dan kondisi mesin umumnya masih baik.
- Setelah lima tahun, harga mobil jauh lebih murah, tetapi risiko munculnya biaya perawatan komponen utama menjadi semakin besar.
Suara.com - Banyak orang ingin punya mobil incaran, tapi harga barunya masih terlalu tinggi. Akhirnya muncul pertanyaan klasik: harus menunggu berapa lama sampai mobil tersebut masuk pasar bekas dengan harga lebih terjangkau, tapi kondisinya masih segar?
Jawaban ini sebenarnya bergantung pada siklus pasar dan kebiasaan konsumen, tapi ada pola umum yang bisa dijadikan acuan.
Mobil baru biasanya mengalami depresiasi paling besar di tahun pertama. Begitu keluar dari dealer, nilainya langsung turun sekitar 10–20 persen.
Namun, di tahun pertama harga bekas masih relatif tinggi karena unitnya masih sangat baru. Kalau tujuan Anda mencari harga miring, tahun pertama jelas belum ideal.
Tahun Kedua hingga Ketiga: Mulai Masuk Akal
Di tahun kedua hingga ketiga, mobil biasanya sudah turun harga sekitar 25–35 persen dari harga baru. Kondisi mesin umumnya masih sangat baik, apalagi jika pemilik pertama rajin servis di bengkel resmi.
Ini periode yang banyak dianggap sebagai “sweet spot” untuk membeli mobil bekas: harga sudah lebih ramah, tapi usia kendaraan belum terlalu tua.
Tahun Keempat hingga Kelima: Harga Lebih Terjangkau
Memasuki tahun keempat dan kelima, harga mobil bekas bisa turun hingga 40–50 persen dari harga baru. Kondisi mesin masih cukup prima, tapi biasanya mulai muncul biaya perawatan tambahan seperti penggantian aki, kampas rem, atau ban.
Baca Juga: Hyundai Prediksi Penjualan Mobil Listrik Bakal Melampaui Mobil Hybrid Tahun Ini
Jika Anda siap dengan sedikit biaya ekstra untuk perawatan, periode ini bisa jadi pilihan menarik.
Setelah Lima Tahun: Risiko Bertambah
Mobil yang berusia lebih dari lima tahun memang harganya jauh lebih murah, tapi risiko perawatan juga lebih besar.
Komponen seperti suspensi, sistem kelistrikan, atau transmisi bisa mulai menunjukkan tanda-tanda keausan.Kalau tujuan Anda adalah mobil harian yang minim repot, sebaiknya jangan menunggu terlalu lama.
Faktor Lain yang Perlu Dipertimbangkan
Selain usia, ada beberapa hal lain yang menentukan kapan waktu ideal membeli mobil bekas:
- Popularitas model: Mobil yang laris biasanya lebih cepat masuk pasar bekas dengan banyak pilihan unit.
- Kebijakan pabrikan: Program trade-in atau peluncuran model baru sering membuat harga model lama turun lebih cepat.
- Kondisi pasar: Faktor ekonomi dan tren kendaraan (misalnya pergeseran ke mobil listrik) juga bisa memengaruhi harga mobil bekas.
Jadi, waktu ideal membeli mobil bekas biasanya ada di rentang 2–4 tahun setelah peluncuran. Di periode ini, harga sudah turun cukup jauh, tapi kondisi mesin dan komponen masih relatif segar.
Dengan strategi ini, Anda bisa mendapatkan mobil incaran dengan harga lebih masuk akal tanpa harus khawatir soal biaya perawatan besar dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Hyundai Prediksi Penjualan Mobil Listrik Bakal Melampaui Mobil Hybrid Tahun Ini
-
Terpopuler: 5 Mobil yang Aman Terjang Banjir hingga Harga Suzuki Fronx Bekas
-
Berapa Harga Mobil Bekas Suzuki Fronx? Intip Spesifikasi Tiap Seri Si SUV Stylish
-
Cuma Modal Rp60 Jutaan, Ini 5 Mobil Mitsubishi Bekas yang Bikin Dompet Aman Tapi Tetap Tangguh!
-
Kabin Luas, Fitur Melimpah, Harga Ramah: Ini Dia Opsi Terbaik Mobil Toyota Bekas 2026 Banderol LCGC
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
TVS Callisto 110 Terbaru Meluncur, Apa yang Baru?
-
Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk
-
Pecahkan Rekor Elit Izan Guevara, Pembalap Sleman Siap Ancam Takhta Moto3 Junior Akhir Pekan Ini
-
Mepet Harga Honda Forza 250, Apa Istimewanya Honda Monkey Terbaru yang Alami Evolusi?
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar