- Harga Terjangkau: Dibanderol mulai Rp 150 jutaan, setara harga mobil LCGC namun dengan kemewahan kelas atas.
- Kenyamanan Maksimal: Dilengkapi captain seat, ruang kaki lega, dan suspensi empuk yang ideal untuk perjalanan jauh.
- Mesin Tangguh: Memiliki dua opsi mesin (2.4L & 3.0L V6) yang dikenal bandel dan minim kendala.
Suara.com - Mendekati musim mudik Lebaran, kebutuhan akan kendaraan keluarga yang luas dan nyaman menjadi prioritas utama.
Bagi Anda yang mendambakan kenyamanan kelas wahid namun memiliki anggaran terbatas, melirik pasar mobil bekas adalah solusinya.
Salah satu "permata" yang paling diburu saat ini adalah Toyota Alphard lansiran 2003.
Meskipun usianya sudah menginjak dua dekade, Toyota Alphard generasi pertama (Gen-1) tetap memiliki daya tarik kuat.
Bukan hanya soal status sosial, tetapi juga soal kualitas kenyamanan yang sulit ditandingi oleh mobil baru di rentang harga yang sama.
Kabin First Class untuk Perjalanan Jauh
Keunggulan utama Toyota Alphard 2003 terletak pada dimensinya yang bongsor. Dengan panjang 4.840 mm dan tinggi 1.935 mm, kabin mobil ini menawarkan ruang kepala dan ruang kaki yang sangat lega.
Bagi penumpang baris kedua, tersedia captain seat yang sangat ergonomis. Ditambah lagi dengan suspensi yang terkenal sangat empuk, guncangan selama perjalanan jauh saat mudik tidak akan terasa melelahkan.
Fitur pendukung seperti power sliding door (pintu geser otomatis), sunroof atau moonroof, hingga AC climate control memastikan seluruh anggota keluarga merasa betah selama berjam-jam di dalam mobil.
Baca Juga: Hyundai Beri Penjelasan Masih Pasarkan Stargazer Model Lama Meski Ada Model Baru
Pilihan Mesin: Tangguh dan Berwibawa
Toyota menghadirkan dua varian mesin untuk Alphard Gen-1 ini, yang masing-masing memiliki karakteristik unik:
1. Varian Mesin 2.4L (Tipe V dan G)
Mengandalkan kode mesin 2AZ-FE, varian ini mampu menyemburkan tenaga hingga 168 DK dengan torsi puncak 221 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis 4-percepatan. Mesin ini banyak dipilih karena dianggap memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih moderat untuk penggunaan harian namun tetap bertenaga.
2. Varian Mesin 3.0L V6 (Tipe V)
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung