- Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, memiliki total harta kekayaan Rp3 miliar berdasarkan data LHKPN.
- Isi garasi eks Sekjen Kementan ini ternyata sangat fungsional dan terbebas dari mobil mewah.
- Total aset kendaraannya bernilai Rp246 juta, meliputi Daihatsu Terios, Toyota Camry, dan motor Honda.
Suara.com - Nama Dwi Sasetyaningtyas, penerima beasiswa LPDP, belakangan ini viral dan menjadi bulan-bulanan netizen karena pernyataannya soal kewarganegaraan sang anak. Narasi masa lalunya yang mengaku hidup "susah" pun perlahan dikuliti oleh warganet.
Fakta mengejutkan justru terungkap: sang ayah mertua ternyata bukanlah orang sembarangan. Ia adalah Syukur Iwantoro, mantan birokrat kelas atas yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian (Kementan).
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2018, Syukur tercatat memiliki kekayaan lebih dari Rp3 miliar.
Dengan harta miliaran dan posisi strategis di kementerian, tentu banyak yang penasaran, kendaraan apa saja yang terparkir di garasi sang eks Sekjen Kementan? Apakah dipenuhi mobil mewah layaknya pejabat pada umumnya?
Bagi para pencinta otomotif, isi LHKPN Syukur Iwantoro menyimpan fakta yang cukup menarik.
Ternyata, alokasi kekayaan untuk sektor transportasi terbilang cukup sederhana dan sangat fungsional. Tercatat, nilai aset "Alat Transportasi dan Mesin" miliknya hanya berada di angka Rp246.700.000.
Berikut adalah bedah isi garasi eks Sekjen Kementan, Syukur Iwantoro:
1. Daihatsu Terios TX AT Adventure (2015) – Rp160.000.000
Sebagai pejabat di sektor pertanian, memiliki Sport Utility Vehicle (SUV) tangguh tampaknya menjadi sebuah keharusan. Di garasinya, terparkir satu unit Daihatsu Terios varian TX AT Adventure lansiran tahun 2015.
Baca Juga: Alumni LPDP Tinggal di Luar Negeri Maksimal Berapa Lama? Ini Sanksi Jika Tak Kunjung Pulang
Mobil ini dikenal sebagai Low SUV yang bandel dengan ground clearance tinggi, sangat cocok untuk melibas jalanan bergelombang atau saat harus blusukan ke area perkebunan dan pertanian. Varian "Adventure" memberikan tampilan yang lebih gagah dan tangguh di zamannya. Nilai mobil matic hasil keringat sendiri ini ditaksir mencapai Rp160 juta pada pelaporan tersebut.
2. Toyota Camry (2012) – Rp82.700.000
Tidak lengkap rasanya jika seorang birokrat tingkat atas tidak memiliki sedan elegan. Syukur Iwantoro memilih Toyota Camry keluaran tahun 2012 yang dilaporkan bernilai Rp82,7 juta.
Di dunia otomotif Indonesia, Toyota Camry mendapat julukan sebagai "Sedan Pejabat". Mobil ini menawarkan kenyamanan kelas wahid di baris kedua (penumpang), suspensi yang sangat empuk, dan kabin yang kedap suara. Meski usianya sudah lebih dari satu dekade saat ini, aura eksklusif khas big sedan tetap memancar dari Camry miliknya.
3. Motor Honda (2010) – Rp4.000.000
Untuk mobilitas jarak dekat atau sekadar kendaraan operasional ringan, Syukur juga mendaftarkan satu unit sepeda motor merek Honda tahun 2010 senilai Rp4 juta.
Walau tidak disebutkan secara spesifik jenisnya, keberadaan roda dua ini mempertegas sisi fungsionalitas dari isi garasinya.
Jauh dari Kata Hedon
Berbeda dengan beberapa kasus pejabat yang garasinya dipenuhi mobil premium benua Eropa, Rubicon, atau deretan motor gede (moge), garasi Syukur Iwantoro justru merepresentasikan pilihan otomotif yang pragmatis.
Kombinasi antara SUV untuk utilitas blusukan (Terios) dan Sedan untuk kenyamanan mobilitas kota (Camry) menunjukkan kelas menengah-atas yang matang tanpa perlu tampil mencolok.
Kendati isi garasinya tidak hedon, aset otomotif ini sekaligus menjadi bukti bahwa keluarga suami Dwi Sasetyaningtyas sudah sangat mapan sejak lama.
Hal ini jelas mematahkan klaim kehidupan "susah" yang sebelumnya sempat dinarasikan di media sosial. Bagaimana menurut Anda, cukup menarik bukan selera otomotif sang mantan Sekjen Kementan ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun