Suara.com - Alumni penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas dan suaminya Arya Iwantoro menjadi sorotan publik.
Keduanya menuai polemik setelah unggahan video Tyas di media sosial viral dan memicu perdebatan panjang.
Perhatian publik tak hanya tertuju pada Tyas, melainkan juga pada sang suami, Arya Iwantoro, yang disebut masih memiliki kewajiban sebagai penerima beasiswa LPDP. Ia pun terancam harus mengembalikan dana beasiswa.
Polemik bermula dari video yang diunggah Tyas terkait anaknya yang memperoleh kewarganegaraan Inggris.
Dalam video tersebut, pernyataannya dianggap sebagian warganet menyinggung identitas sebagai warga negara Indonesia. Cuplikan itu dengan cepat menyebar luas dan memicu reaksi keras di berbagai platform media sosial.
Banyak pengguna media sosial menilai pernyataan Tyas kurang mencerminkan semangat kebangsaan, terlebih ia merupakan penerima beasiswa yang dananya bersumber dari keuangan negara.
Sejumlah komentar mempertanyakan komitmennya untuk berkontribusi bagi Indonesia, sebagaimana menjadi kewajiban setiap awardee LPDP.
Tagar terkait LPDP sempat ramai diperbincangkan. Warganet mendesak evaluasi terhadap penerima beasiswa yang dianggap tidak menunjukkan sikap nasionalisme.
Di tengah derasnya kritik, muncul informasi bahwa suami Tyas, Arya Iwantoro, juga merupakan penerima beasiswa LPDP dan diduga belum menuntaskan kewajiban pengabdian pascastudi.
Baca Juga: Berapa Miliar Dana Beasiswa yang Harus Dikembalian Suami Dwi Sasetyaningtyas? Ini Kata Bos LPDP
Berbeda dengan Tyas yang disebut telah menyelesaikan masa studi dan kontribusinya di Indonesia, status Arya menjadi perhatian.
Ia diketahui merupakan lulusan S1 Teknik Kelautan Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2013. Setelah itu, Arya melanjutkan studi ke Belanda dengan dukungan beasiswa LPDP.
Pekerjaan Arya Iwantoro di Inggris
Karier akademik Arya Iwantoro terbilang mentereng. Arya sempat menjadi peneliti postdoctoral di University of Exeter pada periode 2022–2024.
Sejak Januari 2025, ia menjabat sebagai Senior Research Consultant di University of Plymouth, Inggris. Posisi tersebut membuatnya menetap dan berkarier di Inggris bersama keluarga.
Sampai saat ini, ia masih berperan sebagai Senior Research Consultant di University of Plymouth. Jabatan tersebut umumnya berkaitan dengan riset tingkat lanjut, konsultasi ilmiah, serta pengembangan proyek penelitian yang bekerja sama dengan institusi maupun industri.
Dengan latar belakang teknik kelautan, bidang risetnya diduga berkaitan dengan rekayasa kelautan, energi lepas pantai, atau isu-isu maritim yang menjadi fokus universitas tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial
-
3 Zodiak Paling Cocok Jadi Pasangan Scorpio untuk Komitmen Jangka Panjang
-
Flag Football, Olahraga Baru dari Amerika yang Mulai Dilirik Anak Muda Indonesia, Apa Menariknya?
-
5 Zodiak yang Dianggap Red Flag untuk Diajak Berteman dan Jalin Hubungan
-
4 Masker Wajah Indomaret untuk Atasi Jerawat dan Cerahkan Kulit Wajah
-
Urutan Skincare Pagi Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Hukum Membekukan Sel Telur dalam Islam, Boleh atau Tidak? Begini Penjelasannya
-
Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia
-
5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui
-
Mineral Sunscreen untuk Kulit Apa? Cek 5 Pilihan dengan Perlindungan Maksimal