Otomotif / Motor
Senin, 02 Maret 2026 | 16:26 WIB
Ilustrasi kerusakan moge akibat kecelakaan (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Kecelakaan maut Harley Davidson dan Jupiter MX terjadi di Kulon Progo akibat gagal menyalip. 
  • Istri bos rokok meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat dan kritis. 
  • Harley Davidson FLTRXS 2020 memiliki mesin 1.868cc bertenaga buas dengan estimasi pajak yang fantastis. 

Suara.com - Kecelakaan tragis lalu lintas baru saja mewarnai Jalan Nasional Purworejo-Wates, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo pada Minggu, 1 Maret 2026. Insiden nahas ini melibatkan sebuah motor gede (moge) Harley Davidson dengan nomor polisi Z 5050 MRS dan sebuah Yamaha Jupiter MX.

Kecelakaan yang menyita perhatian publik ini tidak hanya menggegerkan karena menelan korban jiwa, tetapi juga karena melibatkan moge mewah milik seorang bos rokok berinisial S (pemilik label 'HS').

Sang istri, AS, yang saat itu dibonceng, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara S kritis. Di sisi lain, pengendara Jupiter MX dan anaknya yang masih kecil mengalami patah tulang dan luka berat.

Namun, di balik duka kronologi kecelakaan tersebut, mari kita bedah dari kacamata otomotif.

Mengapa tabrakan ini berakibat sangat fatal hingga moge tersebut dikabarkan terseret hingga 20 meter? Jawabannya ada pada spesifikasi teknis sang "Monster Jalanan".

Mengenal Ketangguhan Harley-Davidson FLTRXS (Road Glide Special) 2020

Ilustrasi Harley Davidson Roadglide bermesin Milwaukee-Eight 114 (hdbloomington.com)

Berdasarkan data spesifikasi yang ada, motor tunggangan bos rokok tersebut identik dengan varian 2020 Harley-Davidson FLTRXS (Road Glide Special).

Moge ini bukanlah motor sembarangan; ia didesain khusus untuk touring tingkat tinggi dengan gaya blacked-out kustom yang garang.

Berikut adalah detail spesifikasi buas di balik Harley-Davidson Road Glide Special 2020:

Baca Juga: Blusukan Pakai Moge Mewah, Intip Pajak Motor Dedi Mulyadi

  • Dapur Pacu Super Besar: Motor ini dipersenjatai mesin Milwaukee-Eight 114 V-Twin berkapasitas raksasa, yakni 1.868 cc.
  • Tenaga dan Torsi: Mesin ini memuntahkan tenaga sekitar 89 Horsepower (HP) pada 5.020 rpm dan torsi super besar 123 ft-lb pada putaran rendah 3.000 rpm. Torsi melimpah inilah yang membuat motor ini bisa berakselerasi sangat cepat saat mencoba mendahului kendaraan lain di jalur kanan.
  • Bobot Raksasa: Fatalitas tabrakan sangat dipengaruhi oleh hukum fisika (momentum). Motor ini memiliki bobot kosong sekitar 370 kg dan bisa mencapai 386 kg dalam kondisi siap jalan (full tangki 6.0 galon). Dengan bobot nyaris setengah ton ditambah dua penumpang, butuh jarak pengereman yang panjang, yang menjelaskan mengapa motor masih terseret 20 meter meski sudah menabrak.
  • Kaki-Kaki & Pengereman: Padahal, motor ini sudah dibekali teknologi mumpuni seperti velg Gloss Black "Prodigy" (19 inci depan, 18 inci belakang), ban Dunlop® Multi-Tread™, serta rem Brembo® 4-piston bersistem ABS standar.

Sebagai pelengkap kemewahan, moge ini memiliki layar sentuh TFT berwarna 6,5 inci dari Boom Box GTS dan teknologi keselamatan opsional Reflex Defensive Rider Systems (RDRS).

Menilik Nilai Pajak Sang "Monster" Jalanan

Berbicara soal Harley-Davidson berkapasitas 1.868 cc, tentu tidak lepas dari perbincangan soal pajak tahunan (Pajak Kendaraan Bermotor/PKB) yang harus dibayarkan.

Mengacu pada regulasi perpajakan kendaraan bermotor berkapasitas mesin di atas 1.000 cc di Indonesia, angka pajaknya terbilang sangat fantastis.

Berdasarkan data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) untuk Harley-Davidson FLTRXS 2020, nilai dasar motor ini berada di kisaran angka ratusan juta rupiah (seringkali tembus di atas Rp700 - 900 juta di pasar Indonesia).

Dengan persentase PKB progresif, estimasi pajak tahunan motor mewah bernopol Z 5050 MRS ini ditaksir mencapai Rp12.000.000 hingga Rp18.000.000 per tahun, tergantung pada status pajak progresif kepemilikan kendaraan sang bos rokok.

Load More