Otomotif / Mobil
Selasa, 10 Maret 2026 | 13:05 WIB
Apakah Mobil Listrik Perlu Ganti Oli? Ini Faktanya (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Mobil listrik tidak menggunakan oli mesin karena tidak ada proses pembakaran internal konvensional. 
  • Meski bebas oli, lima cairan seperti minyak rem dan pendingin baterai wajib diganti. 
  • Perawatan baterai seperti pengisian tepat waktu dan parkir teduh kunci utama umur EV. 

Suara.com - Tren kendaraan ramah lingkungan kini makin hype. Di jalanan, mobil listrik (EV) makin berseliweran menjadi alternatif super senyap pengganti mobil berbahan bakar bensin. Namun, seiring dengan lonjakan peminatnya, banyak pemilik baru atau calon pembeli yang dilanda kebingungan soal perawatannya.

Satu pertanyaan klasik yang paling sering mampir di forum-forum otomotif adalah: "Apakah mobil listrik perlu ganti oli seperti mobil biasa?"

Jika Anda juga menanyakan hal yang sama, mari kita bongkar faktanya secara tuntas agar Anda tidak salah kaprah dalam merawat kendaraan masa depan Anda!

Mitos atau Fakta: Apakah Mobil Listrik Pakai Oli Mesin?

ilustrasi ganti oli mobil (Pexels/Daniel Andraski)

Jawabannya adalah TIDAK. Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada jadwal rutin ganti oli mesin tiap 10.000 kilometer.

Mengapa demikian? Keajaiban mobil listrik terletak pada kesederhanaan drivetrain-nya.

Mobil konvensional (bensin/diesel) menggunakan mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine) yang penuh dengan ratusan komponen logam yang bergesekan dengan kecepatan tinggi.

Agar tidak leleh dan aus, mereka sangat bergantung pada pelumasan oli mesin.

Sebaliknya, jantung pacu mobil listrik hanya berupa baterai dan motor listrik. Motor elektrik ini tidak memiliki ruang bakar atau piston yang saling bergesekan layaknya mesin konvensional.

Baca Juga: 5 Mobil Listrik 7 Seater untuk Mudik Lebaran 2026, Mulai Rp300 Jutaan

Oleh karena itu, mobil listrik sama sekali tidak membutuhkan oli mesin.

Eits, Jangan Lengah! 5 Cairan Ini Tetap Wajib Diganti

Meski Anda terbebas dari pengeluaran beli oli mesin, bukan berarti kap mesin mobil listrik tidak boleh dibuka sama sekali. Mobil listrik tetaplah kendaraan mekanis yang membutuhkan cairan khusus untuk beroperasi dengan aman.

Berikut adalah 5 cairan pada mobil listrik yang pantang untuk diabaikan:

  • Minyak Rem (Brake Fluid)

Keselamatan adalah nomor satu. Sistem pengereman mobil listrik tetap menggunakan sistem hidrolik konvensional. Agar rem tetap pakem dan tidak blong, minyak rem wajib diganti setiap 2 tahun sekali atau sesuai rekomendasi jarak tempuh.

  • Cairan Pendingin (Coolant)

Ini adalah nyawa kedua mobil listrik Anda! Baterai dan inverter bisa menjadi sangat panas saat diajak berkendara. Cairan coolant bertugas menjaga suhu baterai tetap stabil agar tidak overheat. Pastikan cairan ini diganti sesuai buku manual pabrikan.

Load More