Otomotif / Mobil
Kamis, 12 Maret 2026 | 19:05 WIB
AION UT . (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
Baca 10 detik
  • GAC Indonesia menerapkan strategi harga tunggal mencakup PPN 12% meskipun ada ketidakpastian subsidi pemerintah.
  • Keputusan ini diambil CEO Andry Ciu untuk menjaga transparansi dan menghindari kebingungan konsumen sejak Januari.
  • Perusahaan mengelola urusan administratif pajak secara internal demi kenyamanan transaksi konsumen akan kendaraan listrik.

Suara.com - GAC Indonesia mengambil langkah berani dengan menerapkan strategi harga tunggal atau single price untuk seluruh lini kendaraan listriknya. Keputusan ini diambil di tengah belum adanya kepastian dari pemerintah terkait kelanjutan insentif pajak khususnya subsidi Pajak Pertambahan Nilai atau PPN bagi kendaraan listrik di tanah air.

Chief Executive Officer GAC Indonesia, Andry Ciu, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada surat keputusan resmi mengenai subsidi tersebut. Namun perusahaan memilih untuk tetap menggunakan skema harga yang sudah mencakup PPN sebesar 12 persen guna menjaga transparansi kepada pembeli.

“Kami tidak ingin membuat customer jadi bingung. Sejak Januari kami selalu menggunakan single price yang sudah memasukkan VAT (Value Added Tax) 12 persen supaya customer tidak pusing,” ujar Andry di Jakarta pada Kamis 12 Maret 2026.

Langkah ini sengaja dilakukan agar masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tidak perlu terbebani oleh fluktuasi kebijakan perpajakan yang dinamis. Menurut Andry segala urusan administratif terkait pajak akan dikelola sepenuhnya secara internal oleh pihak GAC Indonesia.

“Pokoknya jangan customer dipusingkan urusan perpajakan mengenai VAT. Itu biar ada di internal kami saja,” kata Andry.

Kepastian harga ini dianggap sebagai faktor kunci untuk membangun kepercayaan konsumen di kota-kota besar Indonesia yang mendambakan kenyamanan saat bertransaksi.

“Supaya mereka lebih nyaman bertransaksi dengan kami juga. Adanya suatu kepastian, baik harga maupun kualitas. Karena kalau harga tidak pasti orang juga tidak nyaman,” ujarnya.

Saat ini GAC Indonesia memasarkan beragam model mulai dari entry level hingga premium. Model AION UT dibanderol mulai Rp325 juta hingga Rp363 juta. Untuk model AION Y Plus tersedia dengan harga Rp419 juta hingga Rp479 juta sedangkan AION V ditawarkan mulai Rp449 juta hingga Rp489 juta. Sementara pada segmen premium Hyptec HT dipasarkan dengan rentang harga Rp691 juta sampai Rp843,5 juta on the road Jakarta.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Listrik untuk Mudik Lebaran 2026, Punya Jarak Tempuh Jauh

Load More