- Penyebab utama mobil overheat di tol terkait sistem pendinginan, seperti radiator kotor, kurangnya cairan pendingin, atau kerusakan termostat.
- Saat terjadi overheat, segera menepi, matikan AC, dan setelah mesin dingin (30-45 menit), baru periksa serta isi ulang cairan pendingin.
- Pencegahan efektif meliputi istirahat rutin setiap 3-4 jam perjalanan agar sistem pendingin mesin dapat kembali optimal.
Saat mobil melaju di tol yang macet, aliran udara alami berkurang. Jika kipas elektrik mati, tidak ada embusan angin yang membantu mendinginkan radiator.
5. Oli Mesin Bermasalah
Oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga membantu menyerap panas.
Oli yang sudah terlalu encer atau volumenya kurang akan meningkatkan gesekan antar komponen yang memicu panas berlebih.
Jika indikator suhu mendekati garis merah saat Anda berada di tengah jalan tol, jangan panik.
Melansir dari Astra Otoshop, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera menepi ke bahu jalan atau sebisa mungkin mencari rest area terdekat.
Matikan AC mobil untuk mengurangi beban mesin. Setelah sampai di tempat yang aman (seperti rest area), segera matikan mesin dan buka kap mesin agar hawa panas dapat keluar lebih cepat.
Cara Penanganan di Rest Area: Jangan Langsung Buka Radiator!
Banyak pengemudi melakukan kesalahan fatal dengan langsung membuka tutup radiator saat mesin masih panas. Berikut adalah panduan penanganan yang aman:
1. Tunggu Mesin Dingin
Baca Juga: 6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026
Berikan waktu sekitar 30 hingga 45 menit hingga mesin benar-benar dingin.
Menurut Astra Otoshop, membuka tutup radiator saat suhu tinggi sangat berbahaya karena uap panas dan air bertekanan tinggi bisa menyembur keluar dan menyebabkan luka bakar serius.
2. Cek Tabung Cadangan (Reservoir)
Alih-alih membuka radiator utama, cek terlebih dahulu level cairan di tabung reservoir. Jika kosong, ini merupakan indikasi kuat adanya kebocoran atau penguapan ekstrem.
3. Periksa Kebocoran Visual
Perhatikan apakah ada tetesan air di bawah mobil atau rembesan di sekitar sambungan selang radiator.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar
-
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC
-
Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak