- Jalur fungsional Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa–Bawen dibuka dukung arus mudik Lebaran 2026.
- Sebanyak 5.496 kendaraan melintas jalur sepanjang 4,98 km selama dua hari pertama operasional.
- Fungsi jalur ini untuk mendistribusikan arus kendaraan dan mengurai kepadatan di sekitar Simpang Bawen.
Suara.com - PT Jasa Marga mencatat ribuan kendaraan telah melintas di jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa–Bawen yang mulai dibuka untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Jogja Bawen, perusahaan mencatat sebanyak 5.496 kendaraan telah melewati jalur fungsional tersebut dalam dua hari pertama pengoperasian, yakni pada H-8 hingga H-7 Idulfitri atau pada Jumat-Sabtu, 13-14 Maret 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan jalur fungsional segmen Ambarawa–Bawen telah siap melayani pengguna jalan selama periode Lebaran, baik dari sisi konstruksi, layanan operasional, maupun koordinasi dengan para pemangku kepentingan.
Selama dua hari pengoperasian jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, tercatat sebanyak 5.496 kendaraan melintas, dengan rincian 2.232 kendaraan pada 13 Maret 2026 dan meningkat menjadi 3.264 kendaraan pada 14 Maret.
"Pengoperasian jalur fungsional ini merupakan langkah untuk membantu mendistribusikan arus kendaraan sekaligus mengurai potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Bawen, yang selama ini menjadi salah satu titik dengan potensi kepadatan tinggi pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran," ujar Rivan dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026)..
Jalur fungsional sepanjang 4,98 kilometer tersebut dioperasikan setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB dengan skema pengaturan lalu lintas satu arah atau one way.
Pada periode arus mudik yang berlangsung pada 13-22 Maret 2026, jalur dibuka satu arah dari Bawen menuju Ambarawa.
Sementara itu, pada periode arus balik yang berlangsung pada 23-30 Maret 2026, jalur akan difungsikan satu arah dari Ambarawa menuju Bawen.
Jalur ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan Golongan I atau kendaraan non-bus dengan batas kecepatan maksimum 40 kilometer per jam guna menjaga keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Arus Mudik Mulai Terasa, Lalu Lintas di Tol MBZ Naik 25 Persen
Menurut Rivan, keberadaan jalur fungsional ini dinilai strategis untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Exit Tol Bawen, khususnya bagi pemudik yang menuju wilayah Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya.
Secara operasional, keberadaan jalur ini dinilai strategis karena dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Exit Tol Bawen, terutama bagi pemudik yang menuju wilayah Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya.
"Dengan adanya jalur alternatif ini, distribusi arus kendaraan diharapkan menjadi lebih efisien serta mampu mengurangi potensi antrean kendaraan di jalur arteri, termasuk di kawasan Simpang Terminal Bawen yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari arah Semarang, Solo, dan Magelang," pungkas Rivan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen
-
Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik
-
Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen
-
Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?
-
BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026
-
IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi
-
Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar
-
Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026
-
Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat