Otomotif / Mobil
Selasa, 17 Maret 2026 | 20:05 WIB
Gerbang Tol Klaten (Dokumentasi: PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ)

Bagi pengguna ponsel yang memiliki fitur Near Field Communication (NFC), pengisian saldo bisa dilakukan tanpa harus beranjak dari kemudi.

Buka aplikasi mobile banking atau dompet digital yang mendukung fitur pengisian saldo uang elektronik.

Tempelkan kartu e-toll di bagian belakang ponsel, lalu pilih menu Top Up.

Setelah pembayaran berhasil, pastikan untuk kembali menempelkan kartu di ponsel guna melakukan "Update Saldo" agar nominal baru terbaca oleh mesin gerbang tol.

4. Meminjam kartu pengendara di belakang

Jika situasi sangat mendesak dan tidak ada petugas, meminta bantuan dari pengendara lain adalah opsi yang umum dilakukan.

Mintalah izin dengan sopan kepada pengendara di belakang untuk meminjam kartunya.

Pastikan untuk langsung mengganti nominal tarif tol tersebut dengan uang tunai kepada pengendara yang membantu.

Metode ini cukup efektif untuk mempercepat aliran lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Baca Juga: Wajib Cek! Ini Daftar Persiapan Krusial Sebelum Anda Mulai Perjalanan Mudik

5. Membayar tunai (Pada gerbang tertentu)

Meski sistem tol saat ini sudah sepenuhnya nontunai, beberapa gardu tol tertentu masih menyediakan fasilitas pembayaran manual dalam kondisi darurat.

Sampaikan kepada petugas melalui interkom bahwa saldo tidak mencukupi dan tidak memiliki akses untuk pengisian mandiri.

Petugas mungkin akan mengarahkan untuk melakukan pembayaran tunai atau memberikan kartu darurat yang harus dibayar kemudian.

Catatan penting

Sebagai catatan penutup, aspek yang paling krusial adalah menjaga ketenangan.

Load More