- Penyusunan barang bagasi memengaruhi titik gravitasi mobil, di mana beban terberat harus diletakkan di bagian bawah dan dekat pusat.
- Keseimbangan beban kiri-kanan serta depan-belakang sangat penting untuk mencegah mobil menarik ke satu sisi dan menjaga kestabilan.
- Mencegah pergeseran barang dengan mengunci atau mengisi celah penting untuk menjaga pusat gravitasi tetap stabil selama perjalanan.
Suara.com - Menata barang di bagasi mobil saat mudik bukan sekadar soal muat banyak atau rapi saja. Ternyata, cara penyusunan barang sangat memengaruhi titik gravitasi mobil.
Titik gravitasi yang rendah dan berada di tengah membuat mobil lebih stabil saat belok, mengerem mendadak, atau melewati jalan bergelombang.
Sebaliknya, jika barang ditumpuk tinggi atau tidak seimbang, mobil bisa jadi limbung, handling buruk, bahkan berisiko rollover di tikungan tajam. Apalagi saat mudik atau liburan panjang yang membawa banyak bawaan.
Menurut prinsip fisika sederhana, semakin rendah dan mendekat ke pusat mobil bobot barang, semakin stabil kendaraan.
Berikut adalah 8 cara pintar menyusun barang di bagasi agar titik gravitasi tetap stabil, aman, dan nyaman sepanjang perjalanan.
1. Letakkan barang terberat di paling bawah dan dekat pusat
Ini adalah aturan emas “Heavy Bottom Rule”. Koper besar, kardus berisi minuman, atau peralatan berat harus berada di lantai bagasi, tepat di atas sumbu roda belakang atau sedikit ke depan.
Dengan begitu, titik gravitasi mobil tidak naik ke atas. Hindari meletakkan barang berat di atas atau di belakang dekat pintu bagasi karena bisa membuat bagian belakang mobil “ngedrop” dan mengganggu keseimbangan.
2. Seimbangkan beban kiri-kanan serta depan-belakang
Baca Juga: Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV
Jangan semua barang ditumpuk di satu sisi. Bagi bobot secara merata antara kiri dan kanan bagasi. Begitu pula antara bagian depan (dekat jok belakang) dan belakang.
Ketidakseimbangan hanya 10-20 kg saja sudah bisa membuat mobil terasa “nge-pull” ke satu sisi saat belok. Hasilnya? Ban aus tidak merata dan handling jadi tidak presisi.
3. Susun seperti puzzle Tetris: barang besar dulu, lalu isi celah
Mulai dengan koper atau tas besar sebagai fondasi. Kemudian masukkan barang sedang dan kecil ke celah-celah yang tersisa.
Cara ini memaksimalkan ruang sekaligus mencegah barang bergeser. Barang yang bergeser saat rem mendadak sama saja dengan memindahkan bobot secara tiba-tiba, mengubah titik gravitasi secara instan dan berbahaya.
4. Gunakan pengikat, jaring, atau cargo net
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026