Suara.com - Momen mudik ke kampung halaman biasanya menjadi ajang pamer mobil bersih dan kinclong di depan sanak saudara. Namun, keterbatasan lahan parkir sering kali memaksa kita berteduh di bawah pohon rindang demi menghindari terik matahari.
Sayangnya, niat hati ingin menjaga suhu kabin tetap dingin, mobil justru terancam 'teror' getah pohon yang menetes tanpa permisi.
Jangan remehkan noda lengket ini. Jika dibiarkan mengeras selama hari raya, getah pohon bisa berikatan kimiawi dengan cat mobil dan meninggalkan kerusakan permanen yang menguras kantong usai Lebaran nanti.
Kerusakan cat mobil akibat getah pohon seringkali diremehkan oleh pemilik mobil. Padahal zat lengket ini dapat menyebabkan kerusakan serius dan jangka panjang jika dibiarkan tanpa penanganan.
Sekilas, getah mungkin tampak seperti gangguan kecil. Akan tetapi saat mengeras, getah akan berikatan secara kimiawi dengan lapisan bening cat mobil Anda.
Seiring waktu, getah dapat menyebabkan pengikisan, pemudaran, dan bahkan pengelupasan, yang secara permanen merusak lapisan cat.
Efek buruk sinar UV dapat mempercepat proses ini, memanggang getah pada cat dan membuatnya jauh lebih sulit untuk dihilangkan.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa dampak getah pohon terhadap cat mobil yang perlu diketahui.
Dampak Getah Pohon terhadap Cat Mobil
Baca Juga: Kenapa Ban Mobil Sering Pecah saat Arus Mudik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
1. Merusak Estetika Mobil
Getah memiliki tekstur lengket, sehingga gampang menempel di permukaan mobil.
Saat terkena panas matahari, getah akan mengeras dan semakin sulit dibersihkan. Jika dibiarkan, risikonya bisa merusak lapisan cat semakin besar.
Selain itu, getah juga akan menganggu estetika mobil Anda sehingga akan tampak kotor dan kurang terawat.
2. Merusak Lapisan Pelindung (Clear Coat)
Di dalam getah terdapat zat alami seperti resin yang bisa bereaksi dengan lapisan pelindung cat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis