- Total biaya kepemilikan mobil listrik BYD ternyata lebih murah dibanding bensin selama sepuluh tahun.
- Pengeluaran energi dan servis EV jauh lebih hemat meski ditambah biaya pasang charger rumah.
- Brio menang telak di urusan harga jual kembali dibandingkan EV yang masih belum terprediksi.
Suara.com - Bayangkan Anda komuter Jabodetabek dengan bajet terbatas yang sedang mencari perbandingan antara Honda Brio bensin dan mobil listrik mungil BYD Atto 1. Di artikel ini, kita tidak hanya membahas spesifikasi, tetapi juga menghitung total biaya kepemilikan selama sepuluh tahun ke depan.
Bagi Anda yang tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta, rutinitas menempuh jarak 50 km setiap hari ditambah jalan-jalan akhir pekan dan mudik tahunan adalah makanan sehari-hari.
Jika ditotal, mobil Anda akan menempuh sekitar 20.000 km per tahun. Dengan pola pemakaian "kuli" seperti ini, memilih kendaraan yang efisien untuk jangka panjang adalah harga mati. Mari kita bedah perhitungannya secara end-to-end!
Harga Beli dan Modal Awal
Sebagai perbandingan head-to-head, kita mengambil Honda Brio Satya E CVT (LCGC) dengan harga OTR sekitar Rp202,5 juta.
Di sisi lain, BYD Atto 1 Dynamic hadir sebagai penantang dari kubu EV dengan harga sedikit di bawah Brio.
Namun, ada biaya ekstra bagi pembeli EV. Jika Anda belum memiliki home charger, Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp15 juta.
Biaya ini sudah mencakup pembelian wall charger, instalasi sekring, grounding, sertifikasi, hingga pasang daya baru PLN 7.700 VA. Dalam hal kepraktisan awal, Brio jelas menang karena tinggal isi bensin dan jalan.
Adu Boncos: Biaya Energi dan Servis (Asumsi 10 Tahun)
Baca Juga: Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Di sinilah letak perbedaan kasta yang sesungguhnya. Honda Brio dengan konsumsi bahan bakar 16,9 km/liter (Pertamax Rp12.500/liter) akan menguras kantong Anda sebesar Rp148 juta selama 10 tahun.
Bagaimana dengan BYD Atto 1? Dengan konsumsi listrik 8,8 km/kWh dan tarif listrik rumah Rp2.000/kWh, Anda hanya perlu keluar modal Rp41 juta untuk 10 tahun.
Selisih biaya energinya saja mencapai lebih dari Rp100 juta!
Lanjut ke biaya servis berkala. Perawatan mobil bensin tentu lebih kompleks (ganti oli, filter, bersihkan throttle body).
Estimasi biaya servis Brio selama 10 tahun menyentuh angka Rp22,3 juta. Sebaliknya, perawatan mobil listrik jauh lebih simpel. Servis BYD Atto 1 untuk periode yang sama diperkirakan hanya memakan biaya sekitar Rp10 juta.
Beban Pajak vs Harga Jual Kembali
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
7 Mobil 5 Seater yang Mungil tapi Mesinnya Awet untuk Jangka Panjang
-
Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan