- Total biaya kepemilikan mobil listrik BYD ternyata lebih murah dibanding bensin selama sepuluh tahun.
- Pengeluaran energi dan servis EV jauh lebih hemat meski ditambah biaya pasang charger rumah.
- Brio menang telak di urusan harga jual kembali dibandingkan EV yang masih belum terprediksi.
Pemerintah saat ini sangat memanjakan pemilik kendaraan listrik. BYD Atto 1 menikmati tarif pajak 0%, yang artinya Anda bebas biaya pajak tahunan.
Bandingkan dengan Honda Brio yang menuntut setoran pajak sekitar Rp3,1 juta per tahun (total Rp31 juta dalam 10 tahun untuk area Jakarta).
Namun, keadaan berbalik saat kita bicara resale value (harga jual kembali). Honda Brio dikenal memiliki purna jual yang sangat kuat. Diprediksi, Brio berusia 10 tahun masih laku dijual di kisaran Rp118,5 juta.
Lalu bagaimana dengan EV? Karena usianya masih seumur jagung di Indonesia, harga bekas mobil listrik berusia 10 tahun masih menjadi misteri.
Untuk skenario terburuk, mari kita asumsikan harganya menjadi nol rupiah, alias mobilnya tidak laku dijual dan akhirnya Anda sumbangkan atau alih fungsikan sebagai power bank rumah berjalan.
Hasil Akhir: Siapa Pemenangnya?
Setelah menjumlahkan semua komponen (Harga Beli + Modal Charger + Energi + Servis + Pajak) lalu dikurangi dengan Estimasi Harga Jual Kembali, ini dia angka final pengeluaran Anda selama 10 tahun:
- Honda Brio: Rp286.112.500
- BYD Atto 1: Rp261.000.000
Mengejutkan, bukan? Meskipun kita menganggap mobil listrik tersebut tidak memiliki harga jual sama sekali di tahun ke-10, secara total Total Cost of Ownership (TCO), BYD Atto 1 masih lebih murah sekitar Rp25 jutaan dibandingkan Honda Brio.
BYD Atto 1 adalah pemenang mutlak jika Anda adalah tipe pengemudi dengan mobilitas sangat tinggi dan berencana "menyiksa" mobil tersebut hingga batas maksimal tanpa memikirkan harga jual kembali.
Baca Juga: Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Semakin jauh Anda berkendara, semakin terasa hematnya.
Namun, kendaraan listrik belum tentu cocok untuk semua orang. Jika Anda berencana mengganti mobil sebelum usia 10 tahun, ragu dengan infrastruktur charging, dan sangat mementingkan nilai jual kembali, maka meminang Honda Brio Bensin tetaplah keputusan yang paling masuk akal dan aman untuk dompet Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik