Otomotif / Mobil
Kamis, 26 Maret 2026 | 16:55 WIB
Honda Brio, mobil mungil yang irit bensin.
Baca 10 detik
  • Kekhawatiran dampak penutupan Selat Hormuz mendorong minat masyarakat terhadap mobil listrik bekas di Indonesia.
  • Beberapa model mobil listrik bekas kini bernilai setara Honda Brio bekas (Rp90-200 jutaan) menawarkan efisiensi operasional.
  • Terdapat delapan pilihan mobil listrik bekas rentang harga tersebut, seperti Wuling Air EV hingga Nissan Leaf, dengan kelebihan dan kekurangan spesifik.
Mobil Listrik BYD Atto 1 di IIMS 2026. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)

Baterai ±30 kWh, tenaga ±100 hp. Pajak tahunan ringan. Plusnya: brand BYD mulai naik daun, desain modern. Minusnya: unit bekas masih jarang, sehingga pilihan terbatas.

6. VinFast VF3 (±Rp150–160 juta, estimasi)

Vinfast VF 3 (Vinfast)

SUV kompak listrik dengan baterai ±30 kWh, tenaga ±85 hp. Pajak tahunan ringan. Plusnya: desain unik, kabin lega untuk ukuran kecil. Minusnya: brand baru di Indonesia, jaringan servis masih terbatas.

Kalau kamu punya Honda Brio bekas dan ingin barter ke mobil listrik, pilihannya cukup banyak. Air EV dan Seres cocok untuk entry-level, Binguo dan Chery J6 menawarkan gaya modern, BYD Atto 1 dan VinFast VF3 jadi opsi baru yang menarik, sementara Leaf dan Aion Y memberi rasa lebih premium.

Dengan harga Rp90–200 jutaan, mobil listrik bekas ini bisa jadi alternatif jangka panjang yang hemat biaya operasional. Tinggal sesuaikan kebutuhan: mau city car mungil atau SUV kompak, semua ada di segmen ini.

Load More