- Keracunan karbon monoksida (CO) sering terjadi saat istirahat dalam mobil menyala karena gas buang masuk lewat kebocoran knalpot atau celah bodi.
- CO sangat berbahaya sebab tidak berbau dan gejalanya mirip lelah, berisiko menyebabkan kematian jika tertidur di kabin tertutup.
- Pencegahan meliputi mematikan mesin saat istirahat, membuka sedikit jendela, dan memastikan mobil parkir di lokasi terbuka.
Suara.com - Kabar soal tragedi meninggalnya orang akibat "keracunan AC" selalu terulang, khususnya saat sedang perjalanan jauh seperti mudik ataupun arus balik.
Ini disebabkan karena banyak orang memilih beristirahat di dalam mobil dengan AC menyala, terutama saat perjalanan.
Sekilas terasa nyaman, tapi ternyata ada risiko besar yang sering tidak disadari: keracunan karbon monoksida (CO). Gas beracun ini bisa masuk ke kabin tanpa terdeteksi, dan dalam kondisi tertentu bisa berakibat fatal.
Berikut telah Suara.com rangkum faktanya berdasarkan temuan dari sejumlah sumber informasi.
Bagaimana Gas Knalpot Bisa Masuk ke Kabin?
Meski knalpot dirancang mengarah ke belakang, ada beberapa jalur yang memungkinkan gas buang menyelinap ke ruang penumpang, terutama saat mobil berhenti.
- Kebocoran pada sistem knalpot: Seiring usia, pipa knalpot bisa berkarat dan bocor. Jika kebocoran terjadi di bagian bawah kabin, gas CO bisa keluar tidak pada tempatnya dan masuk ke dalam mobil melalui celah kecil.
- Kerusakan seal atau karet bodi: Sambungan bodi mobil memiliki celah mikroskopis. Saat mobil berjalan, angin biasanya mencegah gas masuk. Namun saat diam, gas yang menumpuk di kolong mobil bisa menyusup lewat celah ini.
- Masalah pada sistem sirkulasi: AC Mode sirkulasi dalam seharusnya menutup rapat udara luar. Tapi jika busa peredam katup AC rusak atau dinamo penggerak melemah, penutup tidak bisa menutup sempurna. Akibatnya, gas CO tetap tersedot ke kabin meski tombol sirkulasi dalam sudah ditekan.
Mengapa Sangat Berbahaya?
Karbon monoksida adalah gas tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sulit dideteksi. Gejala awal keracunan mirip rasa lelah biasa: pusing, ngantuk, dan badan lemas.
Jika seseorang tertidur di dalam mobil dengan mesin menyala, kadar CO dalam darah bisa meningkat tanpa disadari hingga menyebabkan kematian.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
Risiko semakin tinggi jika mobil diparkir di ruang tertutup seperti garasi atau basement, atau di rest area padat dengan banyak kendaraan menyala.
Tips Aman agar Terhindar dari Keracunan
Hindari tidur dengan mesin menyala Jika ingin istirahat panjang, matikan mesin. Jika panas, buka sedikit kaca jendela untuk sirkulasi alami.
Atur mode AC dengan benar Saat berhenti sebentar, gunakan mode sirkulasi dalam. Pastikan mobil diparkir di area terbuka.
Buka sedikit jendela Membuka kaca sekitar 3–5 cm bisa membantu sirkulasi udara dan mencegah gas terperangkap.
Pilih lokasi parkir yang tepat Hindari parkir di basement atau area rapat dengan mobil lain yang menyala. Cari tempat lapang dan terbuka.
Berita Terkait
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Terpopuler: Tips Bikin AC Mobil Tetap Dingin, Kapan Arus Balik 2026 Mulai?
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Sebelum Mudik, Bagian Mobil Apa Saja yang Perlu Diservis? Segini Taksiran Ongkosnya
-
Benarkah Mematikan AC Mobil saat Tanjakan Bisa Tambah Tenaga Mesin? Ini Fakta Teknisnya!
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan
-
Lebih Mahal Rp3 Juta, Honda Stylo 160 ABS Malah Kehilangan Satu Fitur Penting Milik CBS
-
Sering Ditolak Daftar Barcode Pertamina? Ini Trik Foto Benar Biar Kuota Aman Terjaga
-
Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup
-
Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride
-
Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai
-
Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?
-
Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?