Otomotif / Motor
Selasa, 31 Maret 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi motor listrik dan motor bensin (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Biaya energi motor listrik diklaim 10 kali lipat lebih murah dari BBM.
  • Motor listrik minim biaya servis karena tidak memerlukan penggantian oli mesin.
  • Efisiensi energi motor listrik mencapai 90 Persen dibanding mesin bensin konvensional.

Suara.com - Di tengah isu kenaikan harga BBM, banyak orang mungkin mulai membandingkan biaya operasional antara motor listrik dan motor bensin.

Selain soal modelnya yang keren, motor listrik sering jadi pilihan karena ramah lingkungan.

Namun, benarkah biaya operasional motor listrik jauh lebih murah dibandingkan motor bensin.

Simak perbandingan head-to-head biaya operasional dan perawatan antara motor listrik vs motor BBM berikut ini.

1. Adu Irit Bahan Bakar vs Daya Listrik

Hal ini adalah faktor paling terasa di kantong setiap hari. Mari kita hitung secara sederhana:

ilustrasi motor listrik untuk wanita (freepik/marymarkevich)
  • Motor BBM: Untuk jarak tempuh sekitar 30-50 km, rata-rata motor bebek atau matic 110cc membutuhkan 1 liter bensin (Pertalite Rp10.000 atau Pertamax Rp12.000-an). Artinya, biaya per kilometernya berkisar Rp300 – Rp400.
  • Motor Listrik: Untuk jarak tempuh yang sama (sekitar 30-50 km), motor listrik hanya butuh daya sekitar 1 kWh. Jika dikonversi ke rupiah, biayanya hanya sekitar Rp1.500 – Rp2.000. Biaya per kilometernya cuma Rp50 – Rp100.

Artinya, biaya energi motor listrik 10 kali lipat lebih murah daripada motor bensin.

2. Biaya Servis

Banyak pemilik motor BBM yang tidak sadar betapa banyak komponen yang harus diganti secara rutin.

Baca Juga: Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

  • Motor BBM: Anda wajib ganti oli mesin, oli gardan, busi, filter udara, hingga servis injektor secara berkala. Estimasi biaya perawatan rutin ini bisa mencapai Rp2,5 juta per tahun.
  • Motor Listrik: Mesinnya tidak punya piston, tidak butuh oli, dan tidak ada busi. Komponen bergeraknya sangat sedikit. Anda praktis hanya perlu mengecek ban, rem, dan suspensi. Jangka panjang, biaya servis motor listrik jauh lebih rendah.

3. Efisiensi Energi

  • Motor BBM: Kurang efisien. Hanya sekitar 20-30% bensin yang diubah jadi tenaga, sisanya (70%) hilang menjadi panas yang keluar lewat knalpot atau radiator.
  • Motor Listrik: Sangat efisien. Sebanyak 85-90% energi dari baterai langsung dikonversi menjadi gerak roda. Tidak ada suara bising, tidak ada getaran mesin, dan tidak ada panas berlebih.

4. Pengalaman Berkendara

  • Motor Listrik: Memberikan torsi 100% secara instan sejak tarikan gas pertama. Sangat responsif untuk menyalip di kemacetan kota.
  • Motor BBM: Tenaga harus dibangun melalui RPM dan perpindahan gigi. Meski bagi sebagian orang suara raungan mesin memberikan sensasi tersendiri, tetapi secara efisiensi, motor listrik pemenangnya.

Pilih Motor Listrik

Anda bisa mempertimbangkan motor listrik bila berada dalam kondisi berikut ini:

  • Jika rute harian Anda hanya rumah ke kantor dengan jarak di bawah 50-70 km.
  • Ingin biaya harian dan perawatan semurah mungkin.
  • Tinggal di kota besar yang sering macet, karena motor listrik tidak buang energi saat diam.
  • Ingin memanfaatkan subsidi dan insentif pajak dari pemerintah.

Pilih Motor BBM

Anda bisa mempertimbangkan motor bensin bila berada dalam kondisi berikut ini:

Load More