Otomotif / Motor
Rabu, 01 April 2026 | 15:53 WIB
Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Nimbun BBM Terlalu Lama di Rumah[Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM di Indonesia pada April 2026 mendatang.
  • Bensin seperti Pertalite atau Pertamax dapat mengalami penurunan kualitas hingga basi dalam enam bulan.
  • Ciri utama bensin basi adalah warnanya memucat, beraroma menyengat, dan terasa lengket saat diraba.

Suara.com - Kabar burung soal kenaikan harga BBM di Indonesia sempat membuat banyak pengendara panik dan menyerbu SPBU untuk memborong bahan bakar. Padahal, pemerintah telah memastikan tidak akan ada lonjakan harga pada April 2026, sehingga kebiasaan menimbun bensin justru berisiko merugikan diri sendiri.

Buat Anda yang telanjur memborong bensin seperti Pertalite atau Pertamax untuk disimpan, ada satu fakta penting yang wajib diwaspadai.

Sama seperti makanan, bahan bakar minyak ternyata juga bisa kedaluwarsa atau basi jika disimpan terlalu lama.

Kualitas bensin akan menurun drastis apabila dibiarkan mengendap dan tidak terpakai selama kurang lebih enam bulan.

Jika nekat dimasukkan ke dalam tangki kendaraan, performa mesin pasti jadi taruhannya. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah stok bahan bakar Anda masih layak pakai atau tidak?

Sebenarnya sangat mudah mendeteksinya, bahkan Anda hanya bermodalkan indra penglihatan dan penciuman.

Cara ini bisa diaplikasikan untuk berbagai merek bahan bakar. Pertama, perhatikan warnanya secara saksama.

Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bensin yang sudah tidak layak pakai biasanya mengalami perubahan warna menjadi lebih pucat dari aslinya, atau bahkan terlihat agak kecoklatan dan keruh.

Selain dari tampilannya, aroma juga menjadi indikator yang sangat kuat. Bensin normal punya wangi khas yang cepat memudar di udara.

Baca Juga: Apresiasi Harga BBM Tak Naik, Komisi VI DPR Sebut Presiden Prabowo Siap Hadapi Dinamika Global

Sebaliknya, bahan bakar yang kualitasnya sudah drop akan mengeluarkan bau yang jauh lebih menyengat. Sekilas, aromanya malah sangat mirip dengan bau minyak tanah.

Langkah terakhir untuk memastikannya adalah lewat sentuhan. Dalam kondisi prima, cairan bensin yang terkena tangan akan terasa cair, kesat, dan langsung menguap dengan sendirinya dalam hitungan detik.

Namun, bensin basi punya tekstur yang jauh berbeda. Cairan yang sudah kedaluwarsa ini justru terasa lebih licin dan lengket di jari, persis seperti saat Anda tidak sengaja menyentuh genangan minyak.

Jadi, alih-alih panik dan menimbun bensin berlebihan di rumah, sebaiknya belilah bahan bakar sesuai kebutuhan harian kendaraan Anda.

Selain lebih aman dari risiko kebakaran, Anda juga menjaga mesin motor atau mobil tetap awet karena selalu mengonsumsi bensin yang segar.

Load More