Otomotif / Motor
Rabu, 01 April 2026 | 20:50 WIB
Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu (Dok. AHM)
Baca 10 detik
  • Fitur canggih ini membuat harga kendaraan melambung, padahal fungsinya nyaris sama dengan kunci biasa. 
  • Pencuri moderen menggunakan alat penangkap sinyal untuk membobol sistem keamanan tanpa perlu merusak kontak. 
  • Gelombang magnetik dari pemancar BTS atau SUTET sering memicu sistem menjadi error secara mendadak. 

Suara.com - Fitur keyless pada motor keluaran terbaru sering dianggap lebih aman dari pencurian, padahal ada bahaya tersembunyi yang mengintai pemiliknya. Banyak yang tidak sadar bahwa teknologi mutakhir ini justru bisa menjadi pedang bermata dua bagi kendaraan Anda.

Pernahkah Anda menyadari betapa mahalnya harga kendaraan roda dua saat ini? Kenaikan harga memang tak lepas dari inflasi dan mahalnya material dasar. Tapi ada satu biang kerok lain yang jarang kita sadari: fitur.

Jika dulu motor tampil apa adanya, kini pabrikan berlomba menjejali produk mereka dengan teknologi.

Bahkan, motor kelas entry level pun kini sudah dibekali speedometer digital hingga throttle by wire. Namun, primadona yang paling sering dijadikan alasan pabrikan untuk menaikkan harga hingga jutaan rupiah adalah sistem tanpa anak kunci.

Biasanya, varian canggih ini hanya tersedia di tipe menengah hingga tertinggi. Pertanyaannya, apakah kita benar-benar membutuhkannya?

Secara harfiah, cara kita menyalakan mesin sebenarnya tak jauh berbeda. Dulu kita memutar anak kunci, sekarang kita memutar knop.

Praktis memang, tapi secara esensi berkendara, performanya sama saja.

Ilusi Keamanan dan Ancaman Maling Moderen

Ilustrasi teknologi Keyless pada Honda PCX 150 (Suara.com/Seno)

Saat pertama kali muncul, sistem tanpa anak kunci ini dipuja-puja. Alasannya masuk akal: lubang kunci hilang, otomatis maling yang bermodalkan kunci T harus gigit jari.

Baca Juga: 5 Motor yang Cocok Pakai Pertamax, Performa Lebih Optimal dan Mesin Awet

Pabrikan mengklaim teknologi ini mustahil dibobol karena setiap remote memancarkan gelombang radio dengan frekuensi unik yang terikat langsung pada modul kendaraan. Sayangnya, teknologi pencuri juga ikut berevolusi.

Kelemahan terbesar dari sistem elektronik adalah sinyalnya. Sinyal apapun di dunia ini bisa diretas. Maling masa kini tak lagi membawa linggis, melainkan alat bernama signal booster atau relay attack.

Praktik ini sangat rapi dan senyap. Pencuri cukup berdiri di dekat rumah Anda—bisa dalam radius 10 hingga 20 meter.

Jika alat mereka berhasil menangkap sinyal dari remote asli yang Anda letakkan di dalam rumah, sinyal itu akan digandakan dan dipancarkan ke motor.

Seketika, mesin bisa menyala dan kunci stang terbuka tanpa ada adegan congkel-mencongkel yang berisik. Hanya butuh kurang dari satu menit, dan kendaraan kesayangan Anda raib tanpa jejak.

Untuk mencegah hal ini, satu-satunya cara adalah menyimpan remote Anda di dalam pouch RFID (dompet anti-sinyal) yang berlapis metalik.

Load More